gara-gara-menonton-sepak-bola-isis-eksekusi-anak-berusia-13-tahun-_150120063048-169

Kelompok bersenjata radikal, Islamic State of Iraq and Syria atau yang dikenal dengan ISIS membuat pernyataan mengejutkan dengan mengharamkan sepakbola yang mengadopsi peraturan dari FIFA.

Dilansir dari VIVAnews,ISIS secara resmi menyatakan bahwa semua aturan dan hukum FIFA bertentangan dengan hukum syariah dan sunah. Salah satu lembaga kemanusiaan di Syria, SOHR (Syrian Observatory of Human Rights) melaporkan, sebagai gantinya, ISIS membuat aturan sepakbola sendiri yang lebih adil menurut mereka.

ISIS pun meminta para wasit, khususnya yang bergama Islam untuk tidak memakai aturan FIFA dalam memimpin pertandingan. Para pengadil lapangan harus menggunakan hukum dari ISIS.

Salah satu peraturan yang ingin diterapkan ISIS dalam permainan si kulit bundar ini adalah prinsip Qisas atau hukum balas dendam. Artinya, pemain yang cedera berhak mendapat kompensasi dari lawan atau melakukan ‘pembalasan setimpal’. Bagi yang menolak maka hukumannya 80 kali cambukan.

Peraturan in sendiri mulai diterapkan  seiring dengan bergulirnya liga sepak bola musim 2016 di Deir ez-Zor Syria yang merupakan basis ISIS. Meski bertentangan dengan standar peraturan sepakbola, para pemain lokal  disana mengaku mengiyakan peraturan, setidaknya supaya mereka tetap bisa bermain, dan aman dari hukuman ISIS

“Kami beruntung karena jika tetap menggunakan aturan FIFA maka mereka (ISIS) akan melarangnya sama sekali,” ujar seorang pemain kepada perwakilan SOHR, seperti dikutip dari Daily Mail.

Selain dalam sepakbola, ISIS juga menerapkan aturan lain di sejumlah wilayah di Suriah dan Irak, misalnya melarang adanya aktivitas menari, merokok, dan melihat acara di stasiun TV asing. Bagi yang melanggar, mereka tak segan-segan memenggal, menembak, menyambuk, membakar hidup-hidup atau merajam.

Sebelumnya ISIS juga menyatakan bahwa industri sepakbola adalah target teror terbaru mereka. Seperti dilansir The Sun, klub sepakbola kini jadi sasaran baru teror ISIS. Nantinya ISIS akan gunakan anak-anak tersebut untuk melakukan aksi bom bunuh diri di dalam stadion sepakbola.

Mengapa klub sepakbola? Menurut ISIS, semua olahraga yang kini jadi populer termasuk sepakbola ialah penemuan orang kafir yang wajib mereka musnahkan.

“Jika orang larut dalam olahraga, mereka akan melalaikan kewajiban mereka untuk beribadah,” tulis pernyataan ISIS beberapa waktu lalu.

ISIS memang tidak main-main dalam lakukan aksi teror ke dunia sepakbola. Beberapa waktu lalu, ISIS melancarkan serangan bom bunuh diri di sebuah stadion di Irak, akibatnya puluhan orang jadi korban jiwa, mayoritas korban ialah anak-anak.

 

 


Terbaru

APPI Layangkan Surat Ini ke PSSI, Mereka Keberatan dengan Regulasi Ini

STRIKER.ID - Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) telah mengeluarkan regulasi baru untuk Liga 1 yang menyatakan setiap klub hanya bisa mengontrak dua pemain yang berusia...

Gadis Cantik Ini Tak Memiliki Kesibukan Lain Selain Menjadi Model dan Hanya Nonton Persib

STRIKER.ID - Caroline Yunani model cantik asal Kota Kembang ini merupakan penggemar Persib Bandung yang sangat fanatik untuk ukuran kaum hawa, bahkan saat ditanyakan...

Laurent Koscielny Meminta Rekan-rekanya Bertanggung Jawab Atas Arsenal dan Wenger

STRIKER.ID - Penampilan buruk yang ditunjukan Arsenal membuat Arsene Wenger menjadi kambing hitam. Taktik pelatih asal Perancis tersebut menjadi penyebab kekalahan demi kekalahan yang diterima Arsenal Menanggapi hal tersebut Laurent Koscielny meminta rekan-rekanya bertanggung jawab atas hal tersebut.

Bermain di Piala Dunia Antarklub, Wonderkid Indonesia Ini Kenakan Nomor Luis Suarez

STRIKER.ID - Bakat pemain berdarah Indonesia yang sedang menimba ilmu di luar negeri memang menyimpan potensi yang luar biasa hingga tidak sedikit yang dilirik...

Thomas Muller Sebut Naskah Untuk Podolsky Terlalu Berlebihan

STRIKER.ID - Pertandingan persahabatan Jerman melawan Inggris berakhir sebagai laga perpisahan Lucas Podolski. Podolski secara resmi mundur dari timnas Jerman di usianya yang ke 31. Laga tersebut seperti memang sudah dipersiapkan sebagai hadiah kepada mantan pemain Arsenal tersebut. Laga tersebut semakin manis lantaran Podolski mencetak gol kemenangan Jerman.

Klub yang diperkuat Anak Luis Milla, Siap Tantang Timnas Indonesia

  STRIKER.ID - Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 dijadwalakan bakal melakoni pemusatan latihan (TC) di Spanyol pada April mendatag. Tim kebanggaan warga Tanah Air yang...