423550_620

Klub penghuni papan atas Indonesia Soccer Championship (ISC) Arema Cronus membuat langkah mengejutkan dengan meminjamkan kapten mereka Ahmad Bustomi  ke tim rival mereka dalam menempati singgasana ISC, Madura United.

Tak akan ada lagi nama Bustomi dalam starting line up Arema Cronus di sisa laga putaran kedua ISC 2016. Setelah pemain yang akrab disapa Cimot tersebut secara resmi dipinjamkan ke tim asal Pulau Garam, Madura United.

Langkah Singo Edan terbilang mengejutkan, karena selama ini Bustomi sudah dibilang menjadi ikon dari Arema, apalagi pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut jugamerupakan kapten tim dalam beberapa musim terakhir.

Yang lebih membuat geleng-geleng kepala adalah keberanian manajemen Singo Edan dalam melepaskan pemain yang juga  langganan timnas tersebut ke tim yang kini sedang menjadi saingan utama mereka dalam memburu titel jawara ISC 2016, Madura United.

Hingga saat ini MU memang bertengger di puncak klasemen ISC, sedangkan tim yang dibesut pelatih Milomir Seslija ini masih ada satu strip di bawahnya.

Dilansir dari Wearemania,Manajer Arema Cronus Rudi Widodo mengungkapkan bahwa kepindahan Bustomi dipengaruhi beberapa faktor. Selain karena melimpahnya stok di lini tengah, juga demi bisa mengembalikan performa Bustomi ke penampilan terbaiknya.

“Berat memang ketika kami harus melepas pemain seperti Bustomi. Namun apa yang kami lakukan juga demi kebaikan pemain itu sendiri, kami berharap ia bisa mendapat lebih banyak kesempatan bermain, dan saat kembali pada kami musim depan, permainannya sudah kembali lagi,” ungkap Rudi.

57e4287cdd419-ahmad-bustomi-berkostum-madura-united_663_382

Performa Bustomi memang terus menurun seusai mengalami cedera cukup parah beberapa waktu yang lalu. Cedera ini pula yang membuat Bustomi akhirnya kehilangan tempat sebagai jendral lapangan tengah Arema.

Bahkan sebagai pengganti pemain asli Karangploso Kabupaten Malang ini, sebelumnya manajemen Arema juga sudah mendatangkan dua pemain asing yakni, Marcio Teruel dan Nickmar. Dimana keduannya memiliki posisi yang selama ini didapuk oleh Bustomi.

Namun apakah alasan Arema malah melepas Bustomi ke tim rival? Ternyata apa yang dibeberkan oleh Rudi Widodo sungguh mengejutkan. Menurutnya pindah ke MU adalah keinginan pribadi dari sang pemain.

“Ketika kami memutuskan untuk melepas Bustomi, sebenarnya banyak klub yang ingin meminangnya, dan pilhan kami serahkan kepada si pemain, ya senyamannya dia saja. Ternyata Bustomi lebih memilih ke Madura. Bustomi menyampaikan bahwa alasan ia ingin dipinjamkan ke MU yang utama adalah, karena Arema sudah bertanding dua kali dengan MU, sehingga dia tidak perlu lagi menghadapi Arema diputaran kedua nanti. Alasan lain adalah, banyaknya eks Arema disana, sehingga ia akan lebih mudah beradaptasi,” kata Rudi.

Tentu saja kepindahan I’ll Capitano Singo Edan ini mengundang banyak pertanyaan dan kekecewaan dari fans Arema Cronus.

Maklum selama ini memang sosok Bustomi sudah mendarah daging dengan Arema. Mereka berharap kepindahan Bustomi tidak menjadi blunder bagi Arema.

 

Komentar

komentar