Andik merupakan pemain kebanggaan Indonesia. Dalam berbagai kesempatan kita dapat melihat bagaimana kualitas permainan yang Andik miliki. Sayangnya sudah beberapa waktu ini, lelaki dengan lari cepat ini memilih membela klub Selangor FC yang berbasis di Malaysia. Tentu saja hal ini mengundang pertanyaan banyak masyarakat Indonesia.

Kepindahannya dulu dipicu oleh permasalahan yang dialami klub lamanya persebaya. Andik sendiri tidak ingin terlibat dengan permasalahan lalu memilih pergi keluar dan bermain di luar negeri. Selain hal tersebut alasan lain yang diutarakan pria Jawa ini, karena Andik ingin melebarkan kiprah dan pengalaman di klub luar. Dengan begitu sampai sekarang Andik masih betah untuk membela selangor.

Ada yang unik dari kisah Andik di Selangor FA.Selama di Malaysia, Andik tidak memaksakan untuk tetap berbahasa Indonesia. Dia mencoba menggunakan Bahasa Melayu yang digunakan bangsa Malaysia.  Hal itu terlihat dari sebuah video yang diunggah Sendvid. Dalam video, Andik sedang diwawancari terkait final Piala Malaysia pada Oktober 2016. Pria asal Jawa Timur ini terdengar fasih dan juga lucu ketika berbicara bahasa melayu.

Andik sepertinya sudah terbiasa dengan bahasa baru timnya tersebut dan tidak terlihat canggung atau kaku. Mantan pemain persebaya ini memang berhasil membawa Selangor FA ke babak final Piala Malaysia 2016 berkat kemenangan 3-0 atas T-Team pada laga semifinal kedua, Sabtu (15/10/2016). Selangor lolos lewat keunggulan agregat 5-1.

Dalam partai final nanti, Selangor yang notabene juara bertahan, akan menghadapi Kedah di Stadion Shah Alam, Selangor, pada 30 Oktober 2016.  Pelatih T-Team asal Indonesia, Rahmad Darmawan, melakukan sejumlah perubahan strategi untuk memperbaiki performa anak asuhnya.

Namun, upaya itu tak mampu membangkitkan T-Team. Mereka justru harus kembali melihat gawangnya kebobolan oleh gol Andik pada masa injury time. Pemain lincah kelahiran Jember, Jawa Timur itu menampilkan aksi solo run mengagumkan sebelum menceploskan bola ke gawang T-Team. Sejak Piala Malaysia digelar pada 1921, Selangor sudah juara sebanyak 33 kali dari 48 penampilan mereka di partai final. Tentu kemenangan ini didapat jauh sebelum Timnas melakukan laga final dan Andik mendapatkan cedera parah yang mengharuskan ia dioperasi.

Lihat Videonya dihalaman Selanjutnya

Prev1 dari 2
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar