9bc15442-976e-4f5d-9a53-e35337ec80cc_w987_r1_sUsai Timnas Thailand mendapatkan sanksi atas perbuatan suporternya, kepala polisi Negeri Gajah Putih itu, Jenderal Polisi Chakthip  menyatakan bahwa memang ada yang sengaja membuat kegaduhan untukmerusak reputasi negara Thailand.

Seperti dilansir Superball.id, Pihak kepolisian setempat terus berupaya mengungkap pelaku pelemparan flare dalam laga final leg kedua Piala AFF 2016 kontra Timnas Indonesia.

“Saya percaya ada orang sakit yang bermaksud ingin mendiskreditkan FAT (Federasi Sepak Bola thailand) dan merusak reputasi negara,” ungkap Chakthip. Rabu (21/12/2016).

Dia juga menegaskan bahwa perayaaan berlebihan dalam laga yang digelar di Stadion Rajamangala itu tidak dibenarkan. Menang atau kalah, suporter Thailand tidak boleh bertindak di luar hukum. Hingga perayaan tahun baru pun pihak kepolisian Thailand juga melarang warganya menyalakan flare.

“Perayaan mereka sangat berlebihan, harusnya mereka tidak bisa bertindak seperti ini. Saat tahun baru saja kami melarang masyarakat menyalakan flare,” ucap Chakthip.

Kini Thailand harus menerima sanksi dari tindakan suporter yang sudah menyalakan flare, pasca menjuarai PialaAFF 2016.

Dugaan sementara, pelaku yang menyalakan flare adalah suporter Ultras Timnas Thailand.

Meski kasus ini telah di tangani oleh pihak setempat, sanksi FIFA punsudahdi jatuhkan kepada Timnas Thailand.

Kejadian ini juga menjadi rasa kecewa dan malu bagi Thailand lantaran negara itu masih dalam masa berkabung 100 hari atas meninggalnay Raja Bhumibol Adulyadej

Dari sanksi yang di jatuhkan FIFA, Tim Elephant War dikenakan denda denda sebesar 25.000 hingga 50.000 Swiss franc atau setara Rp 326 juta dan Rp 652 juta.

Tuduhan terkait kelengahan polisi Thailand akan adanya flare dalam stadion juga dibantaholeh pihakkepolisiansetempat, mereka mengaku dalam menerapkan prosedur danpengawasan kepada calon penonton yang akan masuk stadion.

Saat ini pihak kepolisian sedang mengumpulkan bukti untuk mengambil tindakan hukum pada para terduga pelaku. Dandi kabarkan sudah mengantongi nama-nama kelompok pembuat kerusuhan itu dansegeramengeluarkan surat panggilan kepada mereka. Dilansir Bola.com

Bila sampai terbukti para pelaku sengaja menyalakan flare itu,  di pastikan bisa diseret ke pengadilan dengan tuduhan menciptakan gangguan keamanan. Sebelumnya, FAT sempat menawarkan hadiah sebesar 30 ribu baht thailand (Rp 11,2 juta) kepada mereka yang bisa memberikan informasi terkait pelaku penyala flare.


Terbaru

Penyakit Lama Kambuh ditubuh PSSI Pengurus Baru

STRIKER.ID - Kompetisi Liga 1 yang dijadwalkan bakal bergulir 26 Maret 2017 dipastikan di undur oleh Federasi Sepakbola Tanah Air (PSSI). Kepastian tersebut dilontarkan...

Mengejutkan! Reaksi Luis Milla Usai Timnas Jalani Latihan Perdananya

STRIKER.ID - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Luis Milla Aspas, terjun langsung dalam sesi latihan perdana di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tanggerang, Selasa...

Dua Legiun Asing Akan dibawa ke Solo pada 8 Besar Piala Presiden

STRIKER.ID - Skuad Persib Bandung dipastikan bakal kedatangan dua legiun asing baru untuk menaungi Kompetisi Liga 1 2017. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Irfan Suryadireja,...

Beckham Berharap Jadi Bagian Timnas Indonesia

STRIKER.ID - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri terus berkeliling untuk mencari bakat muda yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.  usai blusukan...

Eks Persib Bandung Ini Batal DI Kontrak Barito Putera

STRIKER.ID - Debut pemain asal Brasil, Aron da Silva bersama Barito putera tampak tak begitu mulus meski sudah berhasil mencatatkan dua gol di tiga...

Luis Milla Isyaratkan Pemain Ini Jadi Kapten Timnas

STRIKER.ID - Juru tak tik Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22, Luis Milla Aspas memberi isyarat bakal menunjuk Hamsamu Yama sebagai kapten tim, karena ia...