1
STRIKER.ID – Pasca Kongres pemilihan ketua PSSI, nasib Persebaya Surabaya menggantung setelah sebelumnya para pendukung Pesebaya, yakni Bonek dijanjikan status posisi klub dapat dikembalikan pada kongres tersebut.

Namun, pengembalian status klub tertunda lantaran para voter menyerahkan status Persebaya ditangani langsung oleh ketua PSSI terpilih Edy Rahmayadi. Pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad itu berjanji akan menuntaskan masalah Persebaya pada kongres tahunan PSSI,  8 Januari mendatang di Bandung.

Kepastian penyelasian kasus yangmembelit Persebaya itu, juga di lontarkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Pria yang juga berposisi sebagai Politisi salah satu partai itu siap memperjuangkan nasib Persebaya dalam kongres tahunan PSSI Januari mendatang.

“Untuk Persebaya, nanti dibahas Januari. Di kongres tahunan PSSI saya sudah pastikan sejak awal posisi mereka dikembalikan. Apalagi pihak PSSI sudah menjanjikan dan akan ditindak lanjuti,” ujar Imam. Dilansir Sepakbola.com

Awalmula dinonaktifkannya tim Persebaya dari geliat sepakbola nasional terjadi pada tahun 2011 era Nurdin Halid, dimana Persebaya berbelot mengikuti kompetisi Liga Primier Indonesia (LPI) yang dinilai kurang bagus dan profesional.

Selain Persebaya, nasib yang sama juga dialami oleh sejumlah klub Tanah Air, diantaranya Arema Indonesia, Lampung FC, Persema Malang, dan Persibo Bojonegoro yang mengalami nasib serupa lantaran mengikuti Liga Primier Indonesia (LPI). Penonaktifan tim itu berlangsung saat PSSI dipimpin oleh Djohar Arifin.

Klub-klub yang kini masih dalam status non aktif tersbut, juga dijanjikan statusnya akan dipulihkan pada kongres tahunan tersebut.

Tidak menutup kemungkinan, jika status dari beberapa tim tersebut tak dipulihkan, maka dikhawatirkan akan menimbulkan polemik baru. Untuk itu dibutuhkan kesepakantan dan kemufakatan dari Federasi Sepak Bola Indonesia, PSSI.

 

Komentar

komentar