STRIKER.ID – Pasca ditahan imbang Bali United dengan skor 0-0 di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (11/9). Pelatih kontroversial Borneo FC, Iwan Setiawan kembali melontarkan psy war. Namun, kali ini yang yang ia soroti adalah kinerja wasit asing Kyrgyzstan, Rysbek Shekerbekov yang memimpin duel tersebut.

Akrab Dengan Kontroversi, Namun Iwan Setiawan Juga Penuh Prestasi

Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu secara blak-blakan menyebut bahwa kualitas wasit asing yang memimpin laga itu lebih buruk dibandingkan kinerja wasit lokal. Hal itu tak lepas dari kinerja Rysbek yang mengeluarkan lima kartu kuning di laga lanjutan Liga 1 pekan ke 23.

Seperti diketahui, wasit Rysbek Shekerbekov menghadiahi tiga kartu kuning untuk Borneo FC yaitu Shane Smeltz, Leo Tupamahu, dan Terens Puhiri. Sedangkan dua kartu kuning lainnya diterima tim tamu, Nick Van der Velden dan Yabes Rony.

“Saya melihat kasian abang-abang di PT Liga mendatangkan wasit dari luar, tapi kualitasnya parah sekali. Rasanya saya harus obyektif. Jadi menurut saya tidak ada kualitas. Harusnya wasit asing jadi panutan,” ujar Iwan

Iwan menambahkan bahwa kinerja wasit asal Kyrgyzstan semakin menperburuk kualitas liga. “Saya tahu peraturan wasit, law of the game. Jadi ini memperburuk kualitas liga. Tolong ditulis, jika wartawan peduli dengan kemajuan kompetisi sepak bola Indonesia, jangan gak ditulis,” imbuhnya.

Selain itu, Rysbek juga dinilai kurang cermat dalam mengambil keputusan sehingga beberapa kali justru merugikan skuadnya. Saking kesalnya, Iwan sampai berani bertaruh dengan awak media soal kepemimpinan wasit asing pada laga tersebut.

“Menurut kalian wasitnya bagus gak? Yuk taruhan sama saya kita lihat pertandingan ulangnya di televisi,” tandasnya.

https://www.instagram.com/p/BY8LrORhhfg/?r=wa1

Soal “Doa” Untuk Timnas U-19, Iwan Setiawan Akhirnya Minta Maaf Begini

Perolehan satu poin dalam laga kali ini membuat Borneo FC masih tertahan di peringkat 11 dengan koleksi 33 poin.

Komentar

komentar