STRIKER.ID – Saat ini naturalisasi jadi topik hangat bagi penggemar sepak bola nasional. Yang terbaru, jelas ada nama Ilija Spasojevic, penyerang Bhayangkara FC yang baru saja menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) dan langsung mendapat panggilan Timnas.

Namun sebagian publik tak merasa nyaman dengan fenomena tersebut. Lantas mengkaitkan kebijakan tersebut dengan ancaman regenerasi di sepak bola Tanah Air, khususnya Timnas.

Namun tahu kah anda, bahwa ternyata tidak semua pemain aktif yang akhirnya menjadi WNI selalu berakhr menjadi pemain Timnas. Karena memang alasan mereka ikhlas menjadi bagian dari Tanah Air Indonesia tak melulu karena mengincar slot di Timnas. Keindahan alam, keramahan penduduk dan alasan berkeluarga jadi hal utama mereka ingin jadi WNI.

Usai Liga 1, Eks Kapten Timnas Ini Putuskan Gantung Sepatu

Berikut adalah dua pemain naturalisasi yang belum pernah mengenakan kostum Timnas senior.

  1. Guy Junior Oundoua

Guy Junior adalah penyerang asal Kamerun yang kini memperkuat tim jawara Indonesia, Bhayangkara FC. Eks pemain PSS Sleman ini resmi mendapatkan kewarganegaraan Indonesia nya pada tahun 2016 yang lalu.

Guy sendiri mengaku alasan utamanya menjadi WNI adalah karena dia merasa nyaman dan aman tinggal di Indonesia. Soal bermain bagi Timnas, bukan alasan, meskipun pemain berusia 31-tahun sendiri tak akan menampik jika memang pemanggilan itu tiba.

Bos Borneo FC Kecewa, Timnas Luis Milla Tanpa Pemainnya

  1. Herman Dzumafo

Satu lagi pria asal Kamerun yang akhirnya memilih menjadi Warga Negara Indonesia.  Dia adalah penyerang klub Liga 2 PSPS Riau. Mantan striker Arema FC ini baru saja mendapatkan KTP Indonesia nya pada awal tahun 2017 ini.

Salah satu alasannya ingin menjadi WNI adalah karena pemain kelahiran 1980 ini begitu cinta dengan Tanah Air, khususnya Riau atau Pekanbaru. Demi bisa bermain di klub yang dicintainya itulah Herman akhirnya secara ikhlas mau menjadi WNI. Karena peraturan di Liga 2 musim ini tdak memperbolehkan klub diperkuat pemain asing.

Soal Timnas, Herman tak berharap banyak, maklum dia kini sudah berusia 37-tahun, dan tentu akan sulit bersaing dengan pemain – pemain muda. Meskipun tentu baginya akan sangat membanggakan jadi bagian dari Pasukan Garuda

 

Komentar

komentar