Thailand akan menyerang Indonesia hari ini di laga final leg pertama Piala AFF 2016. Banyak yang mengalami cedera, dan kekhawatiran akan cuaca bagi tim Thailand agak menyulitkan. Namun tim Gajah tersebut tetap mengatakan bersiap menghadapi Indonesia dengan senjata mereka.

Kiatisuk mengaku bahwa anak emasnya yang satu ini tengah berkembang menjadi pemain yang lebih baik. Salah satunya Chappusi, gelandang berdarah Swiss yang menjadi salah satu kreator serangan Thailand saat ini. Cepat, memiliki kaki kanan mematikan, ditambah visi membangun serangan yang sangat baik jadi andalan nomor punggung 7 ini dan diumbar sebagai pemain yang akan menjadi senjata.

Gawatnya strategi Thailand untuk melawan Indonesia yakni dengan menurunkan full team, dimana para kehebatannya Thailand di lapangan hijau akan diklaim maksimal dan juga dikeluarkan untuk melawan tim Indonesia. Tidak hanya itu,  dalam kondisi prima untuk menghadapi Timnas Indonesia di leg pertama final Piala AFF 2016 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (14/12/2016). Pelatih Timnas Thailand, Kiatisuk Senamuang, menegaskan ke-23 pemain Thailand siap untuk memperlihatkan permainan terbaik di Stadion Pakansari.

Sebelumnya ada kabar yang berhembus bahwa Timnas Thailand kemungkinan besar tidak bisa memainkan striker sekaligus pencetak gol andalan mereka, Teerasil Dangda, karena cedera. Tanpa menjawab dengan pasti kondisi salah satu pemain andalan timnya itu, Kiatisuk Senamuang dengan senyum ramah menegaskan bahwa ke-23 pemainnya siap untuk bertarung dengan Timnas Indonesia. Hal ini juga dianggap sebagai strategi khusus dari Thailand untuk mengejutkan Indonesia. Maka timnas sendiri tidak boleh lengah dan berpikir bahwa pemain Thailand yang cedera tidak akan digunakan oleh Kiatisuk.

Pemain Thailand, Chappuis pun menanggapi perubahan yang terjadi pada tim Indonesia.

“Saya pikir seluruh pemain Indonesia berbahaya, tentu saja mereka memiliki pemain yang bagus, terutama di lini depan. Tapi sebagai sebuah tim, saya pikir mereka kuat,” kata Chappuis kepada CNNIndonesia.com. Berdasarkan pantauan, timnas Thailand banyak berlatih skema serangan saat menjalani latihan di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Sentul, Senin (12/12) sore.

Chappuis berharap timnas Thailand dapat menerapkan skema serangan yang mereka persiapkan saat menghadapi Indonesia laga leg pertama final Piala AFF 2016. Ia dan timnya sendiri memutuskan enggan meremehkan Indonesia, meski Thailand berhasil mengalahkan tim asuhan Alfred Riedl 4-2 di laga pembuka Grup A. Karena masuknya Indonesia ke final setelah melawan tim-tim hebat bukan kebetulan menurut Thailand. Sehingga timnas Thailand akan mati-matian dalam melawan Indonesia sore nanti.

 

Komentar

komentar