Tak ditutupi lagi bahwa suporter Indonesia menyorot perhatian berbagai orang termasuk klub asing yang bertanding dengan Timnas Indonesia. Khususnya mereka yang bermain di stadion Indonesia dan harus menghadapi ribuan hingga ratusan ribu suporter berpakaian merah yang terus menanyikan yel-yel sepanjang pertandingan itu. Bahkan salah satu tim yang mengakui bahwa suporter Indonesia sangat gila.

Stadion Pakansari sudah memberikan tuah pada semifinal. Dengan dukungan 30.000 suporter, Indonesia menang 2-1 atas Vietnam pada partai pertama, Sabtu (3/12/2016). Hampir dipastikan, riuh di stadion terulang saat final pertama. Sebab, inilah kesempatan Indonesia menjuarai Piala AFF pertama sepanjang sejarah. Terutama sejak kemarin sudah dijelaskan bahwa para penonton final sudah mengantri bahkan jauh sebelum tiket dibuka dan dijual.

Fakta tersebut turut disadari oleh Kiatisuk, yang sudah berpengalaman melakoni laga tandang ke Indonesia saat menjadi pemain.

“Kami akan menerima tekanan besar karena harus bermain di depan antara 30.000 hingga 40.000 suporter Indonesia di Pakansari,” ucap Kiatisuk.

“Jadi, kami tidak boleh meremehkan tuan rumah. Terlebih lagi, mereka menjadi satu-satunya tim yang mampu mencetak gol melawan kami,” tutur dia. Indonesia memang mencetak dua gol saat kalah dari Thailand pada partai pertama fase grup di Philippine Sports Stadium, 19 November 2016.

Prev1 dari 2
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar