seragam-timnas-indonesia-garuda

STRIKER.ID – Tahun 2016 ini  memang menjadi momen yang membanggakan bagi dunia sepakbola Indonesia. Banyak momen baik yang tentunya membuat roda sepak bola di indonesia mulai berputar lagi pasca dilepasnya sanksi FIFA hinga Timnas Indonesia berhasil menjadi runer-up Piala AFF 2016.

Tentunya dibalik momen-momen tersebut terselip juga momen buruk yang menimpa dunia sepakbola Tanah Air sepanjang tahun 2016. Lantas apa saja kejadian buruk itu? Berikut ini beberapa momen terburuk yang terjadi menimpa sepakbola Indonesia. Dilansir sepakbola.com

  1. Timnas Indonesia Duduki Peringkat Bawah di FIFA

Selama kurun waktu tahun 2015 yang pada saat itu Indonesia terkena sanksi dari FIFA, berimbas pada tidak keikut sertaan Timnas Indonesia di ajang Internasional. Hasil dar absen selama selama satu tahun itu, membuat peringkat Indonesia di FIFA semakin anjlok. Bahka Indonesai tercatat menempati titik terendah sepanjang sejarah Pesepakbolaan Indonesia dengan menduduki peringkat ke-191.

Tentunya peringkat tersebut merupakan tingkat teratas dari peringkat bawah FIFA pada Juli 2016 kala itu. Indonesai hanya lebih unggul dari Brunei Darussalam dari 11 anggota ASEAN.

  1. Kerusuhan Antar Suporter Klub Indonesia

Takbisa dipungkiri dunia sepak bola Tanah Air selalu diwarnai dengan kerusuhan yang disebabkan oleh ulah suporter, hal tersebut telah terjadi selama bertahun-tahun dan belum ada obatnya.

Dan kondisi yang terparah saat dua laga ISC A 2016, saat pertemuan Persegres dengan PS TNI. Dimana saat itu suporter PS TNI yang banyak berasal dari sebagian besar anggota TNI bentrok dengan suporter Persegres.

Kerusuhan juga terjadi saat Persija melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kala itu suporter Persija yang tak terima dengan hasil kekalahan 1-0 atas Sriwijaya FC membuat para sporter itu melakukan hal yang tidak terpuji dengan membuat kerusuhan di stadion dengan mengadang aparat kepolisian. Bentrok pun berimbas pada perhentian permainan oleh wasit pada menit ke-81. Hingga Persija harus menerima getah pahit dengan dinyatakan kalah WO dan mendapatkan denda yang sangat besar dari komisi ISC. Selain itu juga ditambah banyaknya suporte yang meregang nyawa saat terjadi insiden kerusuhan diluar stadion.

Prev1 dari 4
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar