joko-driyono

STRIKER.ID – Tampaknya klub yang berlaga dikasta Divisi Utama harus siap-siap dieksekusi oleh Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI), pasalnya dalam kongres tahunan PSSI yang berlangsung di Bandung Minggu (8/12) lalu. PSSI tellah memutuskan bahwa untuk musim 2018 kompetisi Divisi Utama hanya akan diikuti oleh 24 klub.

PSSI pun membeberkan alasan mereka terkait adanya kebijakan pengurangan jumlah peserta kompetisi Divisi Utama  2018 dimana PSSI menginginkan klualitas Divisi Utama tidak jauh Berbeda dengan Indonesia Super League (ISL).

Meski dalam perjalanannya sebelum kick-off, PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi saat itu memang mengurangi jumlah peserta menjadi 55 klub saja untuk DU 2015, setelah ada yang mengundurkan diri dan tak lolos verifikasi. PSSI pun saat ini mendata hanya terdapat 32 klub saja yang terdaftar untuk DU musim 2017.

Wakil ketua umum PSSI Joko Driyono menjelaskan bahwa bukan hanya soal jumlah peserta saja yang akan dikurangi, PSSI juga akan menyosialisasikan terkait adanya pembatasan usia pemain di Divisi Utama pada musim 2017. Di mana setiap klub nantinya hanya bisa mengontrak pemain U-25 ke atas maksimal lima pemain.

“Kami belum bisa sosialisasikan regulasi-regulasi yang sudah diputuskan PSSI. Yang paling pasti, adalah 2018 Divisi Utama 24 klub,” ungkap pria asal Ngawi itu. Dilansir Goal.com

“Pertimbangan ini dilakukan agar DU kualitasnya tidak jauh berbeda dengan ISL. Dengan format dua wilayah, pertandingannya diharapkan sangat kompetitif. Dampaknya adalah nilai komersialnya tinggi. Sehingga kami memiliki revenue yang signifikan, dan bisa berkontribusi untuk klub-klub membiayai kompetisi di Divisi Utama,” pungkas Joko.

PSSI direncanakan bakal menggelar kick-off Divisi Utama 2017 sepekan setelah kick-off Indonesia Super League (ISL). ISL 2017 rencananya bakal dimulai pada 26 Maret mendatang.

 

Komentar

komentar