tim-nasional-Timor-Leste

STRIKER.ID – Komite Disiplin (Komdis) Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) akhirnya menjatuhkan hukuman terhadap Induk sepakbola Timor Leste (FFTL) pasca terbukti melakukan praktik kecurangan dengan memalsuka dokumen identitas belasan pemainnya.

Disisi lain terungkap bahwa Indonesia juga dicurangi atas perbuatan FFTL tersebut. Sabtu (21/1/17). Dilansir Indosport.com

Dikabarkan Komdis AFC telah melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus tersebut sejak Juni 2016 lalu. Dan hasil penyedikan membuktikan bahwa Sekjend FFTL,
Amandio De Araujo Sarmento yang dibantu oleh stafnya, Gelasio De Silva terbukti bersalah lataran memanipulasi identitas 12 pemain asal Brasil, sehingga dapat membela Timor Leste di berbagai kompetisi.

Diketahui modus yang dilakukan oleh FFTL yakni dengan memalsukan dokumen akte kelahiran orang tua pemain yang bersangkutan yang sebelumnya berkewarganegaraan Brasil di palsukan menjadi warga negara Timor Leste.

Atas perbuatannya, FFTL dijatuhi huluman berat dan sanksi ratusan juta rupiah oleh AFC. Sanksi tersebut berupa uang denda sebesar 20 ribu dolar Amerika atau sekita Rp 269 juta. Disamping itu juga Timnas Timor Leste dilarang berpartisilasi di Piala Asia 2023. Tidak hanya itu, AFC juga menghapus semua poin dari 29 pertandingan yang telah dilakoni Timor Leste dengan melibatkan 12 pemain ilegal sejak tahun 2011, ditambah dengan denda tambahan sebesar 56 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp750 juta.

Setelah di telisik lebih jauh, detahui bahwa dari 29 pertandingan yang telah dilakoni oleh Timor Leste dengan melibatkan pemain ilegal tersebut juga dilakukan saat skuat besutan FFTL menghadapi Timnas Indonesia di beberapa kompetisi.

Adapun lima pertandingan tersebut yakni Kualifikasi Piala AFC U-22 2013 pada 7 Juli 2012 (INA 2-0 TL), uji coba persahabatan pada 14 November 2012 (INA 1-0 TL), SEA Games 2013 pada 14 Desember 2013 (INA 0-0 TL), Asian Games 2014 pada 15 September 2014 (TL 0-7 INA), dan laga uji coba persahabatan pada 11 November 2014 (INA 3-0 TL).

 

Komentar

komentar