zola dua

STRIKER.ID Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Luis Milla merasakan kehadiran legenda Chelsea, Gianfranco Zola dalam diri penggawa muda Persib Bandung, Gian Zola saat seleksi Timnas U-22.

Pelatih asal Spanyol itu menyatakan bahwa dirinya pernah bermain dalam satu lapangan yang sama dengan Gianfranco Zola, dan merasakan sentuhan magis legenda Chelsea tersebut.

Untuk itu ia berharap Gian Zola dapat berkontribusi aktif dalam seleksi Timnas dan mengikuti kisah sukses Gianfranco Zola.

“Dari namanya, saya berharap dia (Gian Zola) bisa mencapai level yang sama Gianfranco Zola,” ungkap Luis Milla. Dilansir Indosport.com

“Saya beruntung, sebab saat saya masih muda, saya sempat bermain dengan Gian Zola yang asli. Dia seorang pemain yang bagus,” imbuh mantan pemain Barcelona itu.

Seperti diketahui, Gianfranco Zola kini telah berumur 50 tahun, ia merupakana mantan pemain sepakbola profesional asal Italia yang kini menjadi manajer Watford. Saat masih aktif bermain, Zola bermain sebagai striker. Dari catatan karirnya Ia pernah bermain untuk Napoli, Parma, Chelsea, dan Cagliari. Oleh para pendukung Chelsea pada tahun 2003, Zola dinobatkan sebagai Pemain Chelsea Terbaik Sepanjang Masa. Selain itu Zola juga pernah memperkuat Timnas Italia dengan mencatat 35 kali penampilan dari tahun 1991 hingga 199.

Sementara itu, Gian Zola sendiri merupakan satu dari sekian banyak pemain muda Indonesia yang beruntung mendapatkan kesempatan emas untuk menjalani seleksi di bawah arahan Luis Milla, yang merupakan pelatih juara Piala Eropa bersama Timnas Spanyol U-21 pada 2011 lalu.

Pemain berusia 18 tehun itu menyatakan bahwa masuk dalam lini Timnas merupakan impiannya sejak kecil.

“Masuk Timnas Indonesia adalah mimpi saya sejak kecil. Ini juga kesempatan yang tidak datang dua kali,” ujar Gian Zola.

Terkait namanya yang mirip dengan legenda Chelsea, Gian Zola mengatakan, sang ayah bernama Budi Nugraha sangat mengidolai Gianfranco Zola. Sehingga kemudian menjadikan nama pemain Italia itu sebagai namanya.

 

 

 

Komentar

komentar