Via Dailymail.co.uk
Via Dailymail.co.uk

STRIKER.ID –  Granit Xhaka menolak turuti perintah Arsene Wenger untuk merubah gaya bermainnya yang keras cenderung kasar. Pemain asal Swiss tersebut terkenal dengan tekel-tekel kerasnya dilapangan.  Kritik terus bedatangan kepadanya dan dicap sebagai pemain yang ceroboh.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, Sejauh ini pemain tengah tersebut telah mendapatkan 8 kali kartu kuing dan 2 kartu merah dan membuatnya sering tidak bisa diturunkan karena gaya bermainya tersebut. Arsene Wenger mengatakan jika gaya bermain Xhaka ini bisa merugikan klub jika tak segera tak dia rubah. Sebetulnya Wenger sendiri telah meminta Xhaka untuk lebih mengkontrol permainanya dan tidak melakukan hal-hal ceroboh. Namun permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi Xhaka.

“Dia harus segera mengubah gaya bermainya agar tidak merepotkan tim dengan kecerobohan yang dia buat dan tekel – tekelnya tersebut” ujar Wenger setelah diusirnya Xhaka pada pertandingan Arsenal melawan Burnley pada januari silam.

Namun Xhaka sendiri, dia memiliki kebanggaan terhadap gaya bermainya dan dia enggan merubah gaya bermainya. Namun dirinya mengakui akan lebih memikirkan cara untuk mengendalikan gaya bermainya.

“Saya sudah menganalisis kartu merah yang saya dapat, saya tahu bayak pelanggaran yang saya lakukan banyak terjadi sebelum babak pertama usai. Yang harus saya lakukan hanyalah mengubah hal tersebut. Itu adalah gaya bermain saya, jika itu saya rubah maka itu sama saja mengubah diri saya” ujar Xhaka.

Ditanya tentang kritik yang terus datang kepadanya dia menjawabnya dengan sinis. “Yang menggangu saya sebenarnya bukan kritiknya tapi sumber dari kritik itu sendiri. Mereka yang menkritik saya bukan bagian dari klub tapi mereka adalah mantan pemain yang tidak ada mengenal saya atau pun Arsenal secara dalam. Mereka sama sekali tidak tahu tentang saya dan menyerang saya itu membuat saya terlihat seperti orang bodoh” kata pemain timnas Swiss tersebut sinis.

Komentar

komentar