unnamed

STRIKER.ID Juventus harus iklas merelakan peluang jawara Liga Champions musim ini pasca ditumbangkan Real Madrid dengan skor telak 4-1 dalam final Liga Champions, di Cardiff Stadium, Wales, Minggu (4/6) dini hari WIB. Tentu kekalahan tersebut kembali menjadi pukulan besar bagi Si Nyonya Tua yang kelima kalinya final beruntun Liga Champions.

Namun, kegagalan tersebut tak serta merta membuat kondisi Juventus terpuruk. Malahan dalam liga Champions musim ini Si Nyonya Tua diuntungkan dari segi materi dimana klub yang dilatih oleh Massimiliano Allegri tersebut memiliki pemasukan hingga €109 juta. Jumlah itu datang dari hadiah yang disediakan UEFA, pembagian hak siar Liga Champions dari Serie A Italia, sponsor, juga penjualan tiket pertandingan.

Kabar tersebut di klaim oleh Calcio E Finanza yang menyebutkan bahwa sejatinya I Bianconeri tak perlu terlampau frustrasi meski gagal jadi kampiun. Selain itu Fakta tersebut menjadikan Juve sebagai tim dengan pemasukan terbanyak semusim sepanjang sejarah Liga Champions. Ini juga jadi kali pertama sebuah tim mampu meraup pemasukan dengan menyentuh angka €100 juta.

Sejatinya, jika berhasil juara, Juve “hanya” akan mendapat €4 juta lebih banyak atau €113 juta. Real Madrid sebagai kampiun sendiri “cuma” beroleh €80,9 juta, jauh dari yang didapatkan I Bianconeri.

Alasan terbesar Juve bisa mendapat pemasukan sebesar itu adalah karena payahnya para wakil Serie A lain di Liga Champions musim ini. AS Roma gagal di babak kualifikasi, sementara Napoli terhenti di 16 besar.

Hal itu membuat pembagian hak siar televisi Serie A untuk Liga Champions jadi terfokus ke Juve. Ini juga jadi kali ketiga La Fidanzata d’Italia keluar sebagai tim dengan pemasukan terbanyak di Liga Champions, dalam lima musim terakhir partisipasinya.

 

Komentar

komentar