leonardo-bonucci-gianluigi-buffon-juventus_10o7lt9km36tl1k22n3j4108z4

STRIKER.ID – Kembali gagal menggapai Si Kuping Lebar pada musim lalu, memunculkan spekulasi bahwa Liga Champion adalah hal yang tabu bagi Juventus. Bagaimana tidak ini adalah ke-22 kalinya klub yang khas dengan warna hitam dan putih tersebut kembali gagal merasakan manisnya Liga Champion.

Musim lalu adalah kali kedua Bianconeri kalah dalam final UCL pada 5 tahun terkahir, yaitu saat laga lawan Barcelona pada 2015 silam dan terakhir adalah saat lawan Real madrid difinal kemarin. 2 kali kegagalan tersebut nampaknya tak diambil pusing oleh Gianluigi Buffon. Penjaga gawang veteran Italia tersebut bersikukuh bahwa pencapaian tersebut bukanlah suatu  hal yang negatif. Dia juga mengatakan 2 kali kalah difinal bukanlah sebuah masalah yang tabu dan layak mendapatkan apresiasi.

“[Laga di] Cardiff mengonfirmasi, tidak seperti yang orang pikirkan lima atau enam tahun lalu, Juventus tidak memiliki [hal] tabu  di Eropa,” ucap Buffon kepada TMW Radio dan Sky Sport Italia seperti dilansir dari Goal.

2 kali kalah difinal dalam 3 tahun menurut Buffon bukanlah karena faktor X , namun memang karena kurang maksimal dalam berusaha. Baginya menang dan kalah adalah hal yang wajar dan selalu terjadi disetiap kompetisi.

“Jika Anda menembus final dua kali dalam tiga tahun, itu artinya Anda tidak memiliki masalah besar. Satu-satunya masalah yang kami miliki adalah kalah di final, tapi juga benar, ketika Anda menembus level itu, Anda harus mempertimbangkan kekalahan,” tambah penjaga gawang jebolan Parma tersebut.

Meskipun begitu, Buffon optimis Juventus suatu saat nanti akan dapat merealisasikan mimpi mereka untuk kembali naik dipanggung Liga Champion. Dia yakin dengan pengalaman pahit ini, membuatnya dan rekan-rekan semakin mantap untuk memulangkan gelar yang sudah tak mereka rasakan sejak 1996 silam.

“Saya pikir Juve memiliki dasar yang solid untuk terus bekerja dan itu meyakinkan kami serta fans kami. Pemain yang lebih berpengalaman di antara kami harus terus memberikan yang terbaik, cara yang telah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir, memungkinkan mereka yang datang mengekspresikan diri mereka sendiri sehingga kami semua dapat terus menggapai mimpi ini.”

 

 

Komentar

komentar