STRIKER.ID – Penjaga gawang asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon adalah fenomena sekaligus anomali di tanah Persipura. Ia adalah satu-satunya penjaga gawang asing yang kini memperkuat klub peserta Go-Jek Traveloka Liga 1 2017, Persipura Jayapura.

Inilah Deretan Kiper Yang Pernah Membela Garuda Muda Di Ajang SEA Games, Siapa Yang Terbaik?

Tercatat pemain yang kini berusia 34 tahun itu telah membela klub berjuluk Mutiara Hitam itu selama kurun waktu tujuh tahun, yakni mulai September 2010, Sepanjang itu ia telah menyematkan tiga gelar juara liga domestik di Indonesia bersama Persipura.

Salah satu kenangan manis Yoo selain tiga gelar juara domestik yang dikoleksinya adalah kesuksesan tampil sebagai semifinalis kompetisi antar klub Asia, Piala AFC, pada tahun 2014. Ini adalah prestasi tertinggi klub Indonesia di ajang tersebut.

Yoo bukannya tak pernah merasa penasaran menjajal tantangan di klub lain. Ia pernah bergabung dengan Bali United di awal Liga Indonesia musim 2015. Sayang, kompetisi terhenti di tengah jalan akibat sanksi FIFA. Sempat pulang ke Korea Selatan, mantan pemain Daejeon Citizen ini kemudian direkrut Pusamania Borneo FC untuk turnamen Piala Bhayangkara 2016. Masa singkatnya di klub Kalimantan Timur tersebut berakhir manis dengan raihan trofi juara.

Namun, saking sudah cintanya terhadap Persipura, Yoo akhirnya memutuskan untuk kembali membela Mutiara Hitam mulai tahun 2016. Ia pun  kembali sukses membawa Persipura juara Torabika Soccer Championship (TSC 2016). Posisinya pun kini tak tergantikan di bawah mistar gawang Mutiara Hitam.

Atas pencapaiannya tersebut, Yoo pun membuat pengakuan dalam akun media sosial pribadi miliknya bahwa niatnya berkarir sepak bola di Indonesia hanya untuk mencari uang semata. Namun karena banyaknya kasih sayang yang ia terima khususnya dari pendukung Persipura, ia pun sudah merasa bahwa Persipura adalah bagian keluarga besar bagi dirinya.

“Awalnya tujuan saya untuk datang ke Indonesia adalah mencari uang sebanyak-banyaknya sebagai pemain sepak bola profesional. Namun selama 7 tahun saya menerima baik banyak kasih sayang maupun dukungan doa dari orang-orang Indonesia khususnya masyarakat Papua,” ungkap Yoo.

“Memang saya kurang tahu sampai kapan saya bermain di sini tapi jika masih diberi kesempatan saya akan bermain semaksimal mungkin untuk mereka yang memberi dukungan doa dan suport kepada saya,” imbuhnya.

“Saya percaya bahwa Itulah yag dapat saya lakukan dan Tuhan kehendaki sekarang. Persipura adalah keluarga besar,” tukas mantan pemain Daejeon Citizen.

awalnya tujuan saya untuk datang ke Indonesia adalah mencari uang sebanyak-banyaknya sebagai pemain sepakbola profesional. Namun selama 7 tahun saya menerima baik banyak kasih sayang maupun dukungan doa dari orang-orang indonesia khususnya masyarakat Papua. Memang saya kurang tahu sampai kapan saya bermain di sini tapi jika masih diberi kesempatan saya akan bermain semaksimal mungkin untuk mereka yang memberi dukungan doa dan supot kepada saya. Saya percaya bahwa Itulah yag dapat saya lakukan dan Tuhan kehendaki sekarang. ? persipura adalah keluarga besar?⚫ 대전시티즌에서 나와 내가 여기 파푸아까지 온 이유는 프로선수로서 돈을 벌기 위해 온것이다. 하지만 7년이란 시간동안 파푸아 사람들에게 생각지못한 많은사랑과 기도를 받았다. 언제까지일지 모르지만 그동안 받은 사랑을 나를 위해 응원해주고 기도를해준 그들에게 보답하기 위해 뛰고싶다. 그게 지금 내가 할수있는 최선의 일이고 그일이 주님께서 원하시는 일이기때문이다. 페르시푸라는 나에게있어 또다른 가족이다. ?⚫ #기념일 #벌써7년 #인니7년차 #노장 #페르시푸라 #자야푸라 #파푸아 #인도네시아 #persipura #jayapura #papua #indonesia #thnke7 #가족 #keluarga #감사 #terimakasih #한국인 #korean #YJH1

A post shared by 유재훈 professionalfootballer ?? (@yoojaehoon_1) on

Soal Performa Satria Tama-Kartika Ajie, Begini Komentar Mantan Kiper Persipura Dan Persib Ini

Sepertinya dengan kesetiaannya kepada Persipura dan niat mulianya mengembangkan bakat-bakat muda di Papua, sudah sepatutnya ia menjadi salah satu panutan bagi pemain lainnya.

Komentar

komentar