STRIKER.ID – General Manajer Juventus, Beppe Marota mengakui tak menutup kemungkinan bagi Paulo Dybala untuk hengkang ke Barcelona. Dia mengaku Juventus tak punya kekuatan untuk mempertahankan bomber 23 tahun tersebut jika Dybala sendiri yang memutuskan ingin berganti kostum.

Dybala sering dikaitkan dengan Barcelona pasca mega transfer Neymar ke PSG. Dengan 222 juta Eruo ditangan, Blaugrana mencoba mendekati Ousmane Dembele, Philippe Coutinho dan juga Paulo Dybala untuk menggantkan posisi Neymar.

Juventus Akan Miliki Ini Pada Sosok Paulo Dybala Musim Depan

Pada bursa musim panas lalu Juventus sukses menahan bomber 23 tahun tersebut di Turin. Pemberian nomor keramat, 10 nampaknya menjadi salah satu faktor penentu, namun nampaknya itu tak bisa bertahan lama.

Marota mangatakan pada kontrak perpanjangan Dybala tak disertakan klausul pelepasan untuk sang pemain. Yang artinya sang pemain sendiri yang bakal menentukan nasibnya.

“Pemain akan menentukan takdirnya sendiri dan ketika  dia [Dybala] ungun pergi, maka mustahil bagi kami untuk mempertahankannya,” ujar Marota dikutip dari The Sun.

Selain Dybala Marota juga mengatakan semua pemain Juventus tak punya klausul pelepasan kecuali Gonzalo Higuain dan Miralem Pjanic. Dia mengatakan bukan karena ingin menjual kedua pemain itu melainkan karena sudah terlanjur ada ketika penjualan Pogba masih hangat-hangatnya.

“Beberapa pemain pilar kami dikaitkan dengan klun Spanyol, namun hanya Gonzalo Higuan dan Miralem Pjanic saja yang punya klausul pelepasan. Saya anti memberikan klausul keluar bagi pemain saya.”

“90 juta Euro yang saya pasang untuk Higuan? Itu dulu ketika masa kampanye penjualan Pogba dan kami senang dengan hardirnya Higuain. Diatas itu semua, dia adalah pemain penting yang memainkan permainan kami,” ujar Marota.

Alesandro Del Piero Rela Berikan Ini Kepada Paulo Dybala

Disisi lain dengan tak dipasangnya klausul untuk Dybala, Juventus bisa dengan sesuka hati memainkan harganya. Seperti kasus Philippe Coutinho yang diklaim pihak Barca, Liverpool melakukan hal tak etis dengan menaikan harga pemain Brasil tersebut hingga menyentuh anggka 200 juta euro.

Komentar

komentar