STRIKER.ID – Sebagai seorang suporter yang setia tentu saja akan sangat pedih melihat tim yang dia dukung terus mengalami kemrosotan. Hal ini  dirasakan oleh seorang die hard fans dari Coventry City, Darren Kedziersky.

Muak dengan performa klub kesayangannya, pria 47 tahun ini berlari kedalam lapangan pada menit-menit akhir pertandingan antara Coventry City kontra Forest Green Rovers pada lanjutan League Two (kasta ke-4 Liga Inggris). Kedziersky langsung mendatangi para penggawa Coventry sembari berteriak mengeluarkan uneg-unegnya sebagai seorang suporter yang sangat mencitai klubnya.

Prestasi Tim Merosot, Bobotoh Sampaikan Tuntutan Seperti Ini

Reaksi eksplosif dari Kedziersky ini dikarenakan klub berjuluk The Sky Blues tersebut hanya mampu memetik dua kemenangan dan satu seri dari tujuh laga yang mereka jalani. Kedziersky mengaku nekat melakukan hal tersebut lantaran tak habis pikir klub yang dia cintai bisa kalah didepan pendukungnya sendiri.

Ironisnya curahan hati Kedziersky tersebut ditanggapi sinis oleh pihak Coventry yang menghadiahi dirinya dengan larangan datang kepertandingan langsung seumur hidup.

Melalui website resmi mereka, mantan klub dari Robbie Keane ini mengatakan Kedziersky telah bertindak aggressive yang membahayakan pemain. Bahkan mereka melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib sebagai bentuk penyerangan. Meskipun pada kenyataannya Kedziersky hanya berteriak-teriak sebentar dan kemudian dihalau keluar skipper Coventry City, Michael Doyle.

Disisi lain Kedziersky yang sudah legawa dengan balasan pahit yang diberikan klub yang dia cintainya tersebut, tapi dirinya menolak disebut menyerang para pemain. Dia mengatakan memang menghampiri para pemain untuk meneriakan curahan hatinya yang muak melihat permainan setengah hati.  Namun dia sama sekali tak melakukan tindakan fisik.

“Saya muak dengan para pemain yang tak bermain dengan performa terbaik mereka. Saya sudah menghabiskan banyak uang untuk pertandingan tandang minggu lalu,” kata Darren Kedziersky dikutip dari The Sun.

“Jika saya dihukum maka saya terima, tapi itu adalah satu-satunya cara melepaskan rasa frustasi saya,” lanjutnya.

Inilah 5 Ultras Terbaik Asia, Salah Satu Ternyata Dari Indonesia, Siapa Ya?

Disisi lain pihak klub bisa memaklumi perasaan pendukung setiannya tersebut, namun  mereka terpaksa mengambil langkah tegas lantaran takut hal serupa bakal terjadi. Sementara itu keputusan ini juga menjadi perbincangan antar sesama suporter, banyak dari mereka yang mengecam balik keputusan Coventry yang memberikan sanksi tersebut.

Komentar

komentar