STRIKER.ID – Legenda Manchester United dan Perancis, Eric Cantona tak habis pikir dengan keputusan Neymar hijrah ke Paris Saint Germain. Baginya keputusan ini terlalu membingungkan dan tak masuk akal.

Cantona menyayangkan keputusan Neymar yang justru mau turun level bersama PSG. Memang bisa dikatakan level Ligue 1 dan La Liga sangat jauh berbeda, pasalnya Ligue 1 tak punya atmosfer kompetisi sepekat La Liga.

Selain Italia, Negara-Negara Tangguh Ini Juga Gagal Lolos Piala Dunia 2018

La Liga memang didonminasi oleh Real Madrid dan juga Barcelona, namun disana juga masih ada klub-klub kuat yang siap memberikan kejutan seperti Valencia, Sevilla ataupun Atletico Madrid. Berbeda dengan La Liga, Ligue 1 tampak lesu dengan digdayanya PSG yang disokong kemapanan finansial. Mungkin ada Monaco yang mulai menyaingin Le Parisien pada musim lalu, namun sadar atau tidak penggawa terbaik mereka sudah ludes diborong klub-klub lain.

“Ketika anda baru berusia 25 tahun dan bermain untuk timnas Brasil dan Barcelona, saya hanya bisa berfikir kenapa anda mau pindah ke Ligue 1 hanya untuk bermain melawan Amiens atau Guingamp[klub kecil] ?,” kata Cantona dikutip dari Yahoo Sports.

“Saya belum bisa mencerana meskipun menggunakan kacamata sepakbola dan passion,” lanjutnya.

Ketika wartawan menimpalinya dengan jawaban “mungkin karena ingin memenangkan Liga Champions !” Cantona sejurus berseloroh meremehka.

“Untuk Champion League ? itu maksimal paling hanya 10 pertandingan saja,”

“Saya Cuma tidak mengerti kenapa dia mau bermain di Perancis” lanjutnya.

Setelah Dijegal dan Dipaksa Pensiun, De Rossi Justru Minta Maaf ke Swedia

Seperti diketahui, Neymar didatangkan PSG dari Barcelona dengan status pemain termahal. Banyak yang berpendapat Neymar ingin lepas dari bayang-bayang Lionel Messi, namun adapula yang menyebut karena orientasi uang.

Sejauh ini pemain 25 tahun ini tampil begitu mengesankan dengan torehan 11 gol dari 12 pertandingan.

Komentar

komentar