photo: sindonews.com

STRIKER.ID- Sepanjang tahun 2017 ini, timnas Indonesia telah melakukan serangkaian pertandingan di laga resmi, seperti piala AFF dan beberapa kualifikasi Piala Asia. Dan publik bola Indonesia pun telah melihat berbagai hasilnya.

Klub Promosi Ini Siap Geber Banyak Ujicoba Dalam Waktu Dekat, Termasuk Lawan Arema FC Dan Tim Luar Negeri

Dari berbagai kejuaraan yang sudah dilakoni itu, masih banyak hal yang perlu ada pembenahan di berbagai sektor. dan untuk melihat kilas balik pencapaian Timnas di Tahun 2017, berikut kami suguhkan apa saja yang sudah dicapai oleh timnas Indonesia dari berbagai usia.

  1. PIALA AFF U-15

Pada perhelatan piala AFF khususnya usia di bawah 15 tahun, pihak PSSI menargetkan skuat garuda muda ini akan mampu meraih hasil terbaik sebagai juara di ajang tersebut.

Saat itu, skuat asuhan Fakhri Husaini memilih pemanasan timnya dengan mengikuti Turnamen Tien Phong Plastic Cup di Vietnam. Bermain di Luar Negeri, Timnas bermain dengan begitu ciamik.

Saat itu, di laga pertama, Timnas U-16 sukses mengandaaskan perlawanan Myanmar dengan menggulung tim Myanmar muda dengan skor 1-4. Selanjutnya, Hamsa Lestaluhu dan kawan-kawan mampu menahan imbang tuan rumah Vietnam 1-1.

Setelah itu pecinta sepak bola Tanah Air dibuat kagum dengan keberhasilan Timnas U-16 ketika menghancurkan Taiwan dengan skor telak 11-0. Dengan raihan tujuh poin dan catatan 16 gol, Timnas U-16 pun membawa pulang gelar juara.

Terungkap! Seperti Ini Rekam Jejak Calon Bek Asing Persib, Yang Ternyata…

Namun, modal itu nyatanya tak berlanjut kala Timnas U-16 bertarung di ajang sebenarnya, Piala AFF 2017 di Thailand pada 9-22 Juli 2017 lalu. Harapan tinggi yang digantungkan ke pundak mereka malah tampak menjadi beban. Permainan Timnas U-16 menurun drastis.

Bergabung dengan Thailand, Australia, Myanmar, Laos, dan Singapura di grup A, Timnas U-16 hanya mampu mengemas empat poin, dari satu kali menang, satu imbang, dan tiga kali mengalami kekalahan.

  1. KUALIFIKASI PIALA ASIA U-23

Di ajang ini, Timnas U-23 memulai perjalanannya dengan menunjuk salah satu juru latih asal Spanyol yaitu Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu memulai persiapan dengan melakukan seleksi di Karawaci, Tanggerang pada Februari silam.

Setelah mengantongi pemain yang diinginkan, Milla harus mengarungi kualifikasi Piala Asia U-23 di Bangkok, Thailand. Bersama Malaysia, Mongolia, dan Thailand dalam satu grup,skaut Garuda Jaya wajib mengamankan satu tiket menuju putaran final Piala Asia 2018 mendatang.

Mengawali kualifikasi dengan berlaga melawan Malaysia, Timnas U-23 tidak dapat berbicara banyak. Pada babak pertama, anak asuh Luis Milla sudah tertinggal 3-0. Meski melakukan perbaikan di babak kedua, Evan Dimas dan kawan-kawan tidak berhasil mengubah kedudukan.

Tak Dilirik Mario Gomez, Akhirnya Pemain Muda Persib Bandung Pilih Gabung Klub Asal Jatim Ini

Saat menghadapi Mongolia, skuat timnas asuhan Lusi Milla, mampu berbenah dan akhirnya berhasil mengandaskan perlawanan Monggolia dengan skor telak 7-0.

Namun di laga pamungkas yang mempertemukan jawara Asia, yakni Thailand, pasukan Garuda Jaya yang harus mendapat 3 poin, tak mampu memberikan kemenangan bagi Indonesia, pertandingan pun harus berakhir dengan skor kacamata 0-0.  Evan Dimas Cs gagal mendapatkan tiket ke piala asia 2018

  1. SEA GAMES 2017

Di ajang olahraga tingkat ASEAN tersebut, cabang olahraga (cabor) sepak bola diwajibkan meraih medali emas. Satu grup dengan Thailand, Filipina, Timor Leste, Vietnam, dan Kamboja, skuat “Garuda Muda” berhasil mengamankan satu tiket ke babak semifinal.

Dari lima pertandingan yang dilakoni, Timnas U-23 berhasil mencatatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Pada babak semifinal, Timnas U-23 akan melawan tuan rumah Malaysia.

Di hadapan ribuan pendukung Harimau Malaya, anak asuh Luis Milla harus menelan kekalahan 1-0. Lagi-lagi, target yang dicanangkan kepada timnas-23 pada awal tahun kembali gagal.

Inikah Indikasi Evan Dimas Dan Ilham Udin Batal Bela Selangor FA?

Gelar hiburan bagi Indonesia pun datang dari Evan dimas dan kawan kawan dengan berhasil meraih medali Perunggu dengan mengandaskan perlawanan Myanmar dengan skor telak 3-1an tempat ketiga

  1. PIALA AFF U-18

Sebelum mengarungi Piala AFF U-18, Egy Maulana Vikri dan kawan kawan melakoni sepuluh laga uji coba, dari ujicoba yang dilakukan itu, pasukan Garuda Muda itu berhasil mengantongi enam kemenangan, tiga imbang dan satu kali kekalahan

Di Piala AFF U-18, Timnas U-19 berada satu grup bersama Myanmar, Filipina, Vietnam, dan Brunei Darussalam. Mereka berhasil mengemas sembilan poin, yang serupa dengan perolehan dengan Myanmar dan Vietnam.

Saat bermain dengan tim Thailand ada insiden yang tak perlu dilakukan oleh Sadil Ramdani dipenghujung babak pertama, hingga akhirnya wasit mengeluarkan kartu merah yang jelas jelas merugikan skuat timnas.

Perseru Serui Resmi Daratkan Mantan Bek Sriwijaya FC Asal Papua Ini

Meski bermain dengan sepuluh pemain di babak kedua, anak asuh Indra Sjafri berhasil mendominasi pertandingan. Namun, skor tetap 0-0 dan pertandingan dilanjutkan dengan adu tendangan penalti.

Setalah itu,Timnas U-19 harus mengubur mimpi menjadi juara AFF. Satu target untuk Indra Sjafri pun gagal diraih. Kendati berhasil mempermalukan Myanmar dengan skor telak 7-1 saat perebutan posisi ketiga,

  1. KUALIFIKASI PIALA ASIA U-16

Timnas U-16 yang gagal di ajang piala AFF U-15 lalu, akhirnya mampu menebus dosa dengan lolos secara meyakinkan ke putaran final Piala Asia U-16 2018 yang bakal diselengarakan di Malaysia. Bergabung bersama Thailand selaku tuan rumah babak kualifikasi, Timos Leste, Laos, dan Kepulauan Mariana Utara, Timnas U-16 tampil  kesetanan.

Terhitung Sutan Diego Zico dan kawan-kawan mampu melesakkan 25 gol dan hanya kebobolan satu gol dari empat laga yang mereka jalani atau tepatnya yang terbaik ketiga dari seluruh peserta di kualifikasi Piala Asia U-16 2018 Malaysia.

  1. KUALIFIKASI PIALA ASIA U-19

Di kualifikasi Piala Asia U-19 ini, skuat Garuda Muda kalah dua kali pada pertandingan Grup F kualifikasi Piala Asia U-19 2018 di Paju, Korea Selatan.

Pada babak kualifikasi di Paju, skuat asuhan Indra Sjafri itu, hanya mengumpulkan enam poin dari empat pertandingan. Raihan poin itu didapat dari kemenangan atas Brunei dan Timor Leste.

Meski meraih poin sempurna atas Brunei dan Timor Leste, perjuangan Egy Maulana Vikri dkk sejatinya juga tak berjalan mulus. Dalam dua laga selanjutnya, timnas U-19 kalah dengan skor telak.

Takluk dari tuan rumah Korea Selatan dan juga kalah 1-4 dari Malaysia pada pertandingan pamungkas. Dua kekalahan itu memaku Indonesia di posisi ketiga klasemen Grup F.

Beruntung hal tersebut tak memengaruhi kelolosan Indonesia ke putaran final Piala Asia U-19 2018. Hal itu tak lepas dari status Indonesia sebagai tuan rumah turnamen yang akan dilangsungkan pada 18 Oktober hingga 4 November 2018.

 

Komentar

komentar