STRIKER.ID – Arema FC musim ini kembali menggunakan formasi dengan mengandalkan seorang playmaker di lini tengah, dengan kehadiran seorang Rodrigo Ost dos Santos. Sebelumnya dalam dua musim terakhir, peran pengatur serangan dari pemain asing ini seperti tidak ada dalam tubuh Arema.

Sebelum kehadiran Ost musim ini, Arema semenjak berdirinya dahulu memang beebrapa kali menggunakan jasa pemain tengah kreatif, alias playmaker. Namun tidak semua playmaker yang bermain untuk Arema juga mampu menampilkan permainan terbaiknya. Diantara nya ada pula yang dibilang biasa saja, atau bahkan gagal.

Lalu, siapa – siapakah sosok playmaker di Arema selama ini? Berikut adalah ulasan spesial dari tim Striker.ID:

  1. Rodrigo Araya (1994, 1999-2000, 2003)

Rodrigo Araya (kanan)

Inilah sosok yang layak disebut pemain playmaker pertama di tubuh Singo Edan. Rodrigo Araya, pemain kelahiran Chile yang namanya begitu melegenda bagi publik pecinta Arema.

Rodrigo sendiri hadir dengan permainan khas Amerika Latinnya. Ia tidak mengandalkan kecepatan dan dribbling istimewa, namun lebih bertumpu pada visi bermain dan juga umpan – umpan super yang begitu memanjakan lini depan.

Bersama Rubio bersaudara (Pacho dan Juan), Rodrgo di awal era 2000an menjelma jadi trio Chile yang sangat diandalkan Arema. Khususnya Araya, mampu membuat Arema yang musim ini sedikit dipandang sebelah mata karena faktor keuangan, justru jadi tim kuat yang disegani lawan.

Terbukti pada musim 1999-2000, Arema Malang mampu menembus babak 8 besar Liga Indonesia. Setelah sama sekali tidak diunggulkan dalam Liga Indonesia.

Ketergantungan Arema pada sosok Araya memang begitu besar. Pada musim 2003, ketika mereka dalam krisis diambang degradasi, nama Araya kembali dihadirkan kala itu pada putaran kedua Liga Indonesia 2003.

Prev1 dari 5
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar