STRIKER.ID – Memiliki niat untuk membangkitkan sepak bola Tanggerang membuat Ustad Yusuf Mansur dan eks Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri berniat untuk bahu membahu menaikkan Persikota Tangerang, klub yang kini sedang berjuang di Liga 3.

Nantinya Yusuf Mansur dikabarkan bakal bertindak sebagai investor. Sedang Indra Sjafri jelas akan menukangi klub untuk meraih kesuksesan.

Manajemen Persikota Tanggerang pun menyatakan bahwa rencana tersebut saat ini tengah dalam proses negosiasi baik dengan Indra Sjafri sebagai bakal pelatih, maupun Yusuf Mansur sebagai investor.

“Terus terang saja ini belum final. Harapan besarnya, beliau (Yusuf Mansur dan Indra Sjafri) bisa membantu Persikota bangkit di Liga 3,” terang Mahdiar selaku Manajer Persikota Tangerang, dilansir dari CNNIndonesia.com

Mahdiar juga membeberkan bahwa tahap negoisasi itu sudah berlangsung dalam satu bulan terakhir. Rencana itu berawal ketika Yusuf Mansur, yang juga gemar dengan dunia sikulit bundar menyampaikan keinginannya untuk memiliki klub di Liga 2.

Niat itu kemudian mendapat tanggapan dari Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, yang menyarankan Yusuf Mansur lebih baik mengelola sekaligus membangkitkan Persikota. Apalagi Yusuf Mansur merupakan putra asli Tangerang.

“Kalau (negosiasi) ini lancar, mudah-mudahan dalam satu atau dua minggu ke depan ada kejelasan yang lebih positif,” pungkasnya.

Sementara itu, Indra Sjafri sejauh ini diketahui sudah mulai melakukan pemantauan langsung ke beberapa lapangan di Kota Tangerang, termasuk melihat kondisi Stadion Benteng. Sementara terkait hubungannya dengan Yusuf Mansur, Indra mengaku bahwa mereka telah melakukan beberapa kali pertemuan untuk berdiskusi tentang sepak bola.

“Saya cerita-cerita sepak bola sama Yusuf Mansur. Apapun yang saya lakukan saat ini, tujuannya untuk memberikan dampak positif bagi sepak bola Indonesia. Ustaz Yusuf Mansur bahkan bercerita bahwa setiap Timnas Indonesia U-19 bermain, di pesantren itu selalu nonton bareng. Dan beliau juga termasuk orang yang gila bola juga,” ungkap Indra Sjafri

 

 

 

 

Komentar

komentar