photo : goal.com

STRIKER.ID– Di kubu tim singo edan, ada satu nama yang rupanya masih membekas bagi Bhayangkara FC, pemain itu adalah Thiago Furtuoso. Bakal berjumpa dengan mantan anak asuhnya, pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengungkapkan pujiannya terhadap mantan anak asuhnya itu.

Thiago sempat memperkuat Bhayangkara FC di kompetisi TSC. Ia pertama kali tiba di Indonesia pada 2015, eks pemain Madura United yang kini berusia 30 tahun tersebut bergabung dengan Surabaya United. Klub inilah yang kemudian bertransformasi menjadi Bhayangkara FC.

 

Sempat mereguk sukses bersama Surabaya United dan Bhayangkara FC, Thiago kemudian memperkuat Madura United, namun saat membela klub asal Madura itu, pemain yang kini termasuk dalam jajaran pencetak gol cepat itu performanya menurun karena posisi yang kurang ideal. Dan pada musim 2018 ini, pemain asal Sao Paulo Brasil tersebut bergabung dengan Arema FC.

“Dalam situasi dan formasi yang tepat, Thiago adalah pemain yang sangat berbahaya. Saya rasa, di Arema ia berada di situasi dan kondisi yang tepat. Formasi yang ada sesuai dengan gaya permainannya,”ujar McMenemy dilansir dari bola.net.

Lebih lanjut mantan pelatih timnas Philipina itu, mengaku bahwa saat masih bermain di Bhayangkara FC, Thiago memang tak terlalu bersinar karena kondisi dan situasi yang kurang sesuai membuatnya sulit berkembang.

- Advertisement -

“Waktu itu, kondisi tak terlalu sesuai bagi Thiago. Karenanya, waktu itu performanya sempat menurun,” tambah Simon.

Meski sekarang mantan anak asuhnya menjadi sosok “predator” bagi singo edan, Simon McMenemy tak risau. Para pemain Bhayangkara FC telah paham luar dalam terkait kemampuan dan gaya bermain pemain yang telah mencetak dua gol pada ajang Piala Presiden 2018 tersebut.

“Kami sudah paham kemampuan Thiago dan tahu bahwa ia adalah pemain berbahaya. Namun, kami sudah punya pengalaman untuk mengantisipasinya,” pungkas McMenemy.

Kendati dipuja oleh mantan pelatihnya, akankah Thiago mampu menjebol jala Bhayangkara FC?

 

Komentar

komentar