photo: striker.id/Ruddy widodo

STRIKER.ID– Beberapa klub kontestan Liga 1 mendatang, rata rata memiliki seorang penyerang asing di lini depan, apalagi notabene pemain asing yang ada itu memiliki postur dengan tinggi badan yang sangat proporsional dan menguntungkan bagi tim.

Tidak hanya penyerang asing saja yang memiliki postur tinggi namun juga di posisi belakang, pemain asing juga dinilai paling berbahaya khususnya saat eksekusi bola sundulan mereka juga terbilang berbahaya.

Sebut saja, Marko Simic, Marlon Da Silva, Vladimir Vujovic,Marc klok, Wiljan Pluim, Ezechiel Ndouassel dan beberapa pemain lain.

Melihat kondisi tersebut, tim singo edan Arema FC, mencoba untuk realistis untuk menambah pemain baru tidak hanya di posisi gelandang, namun juga diposisi belakang yang memiliki postur tinggi, guna antisipasi jika Arthur Cunha dan Ahmet Atayev yang memiliki postur tinggi harus absen.

Manajer umum Arema FC pun tak menampik hal ini, karena dari beberapa ujicoba dan melihat kondisi tim saat perhelatan piala Persiden kemarin, ada celah yang harus diperbaiki untuk mengatasi hal itu.

“Saya melihat lawan Arema nanti banyak memiliki striker yang tinggi seperti Marko Simic, Ilija Spasojevic dan lain sebagainya. Sangat riskan bila kami kehilangan Arthur [Cunha],” ungkap Ruddy dilansir dari goal.com.

- Advertisement -

Lebih lanjut RW sapaan Ruddy, mengatakan jika kebutuhan akan pemain belakang tersebut, juga merupakan keinginan pelatih, namun manajemen dan tim pelatih masih mencari sosok pemain yang tepat.

“Sebenarnya ini juga keinginan pelatih, tetapi yang perlu dipertimbangkan adalah tidak semua gelandang bertahan bisa bermain sama baiknya di posisi bek, jadi ya masih dipilih siapa yang tepat. Sejauh ini untuk plan B masih memiliki gambaran nama,” tambah Ruddy Widodo.

 

Komentar

komentar