foto: Offcial IG PS Tira

STRIKER.ID – PS Tira atau dahulu dikenal dengan nama PS TNI mendatangkan pemain asing ketiganya untuk musim 2018, pada Jumat (09/03/2018). Ia adalah gelandang serang asal Argentina Mariano Roman Berriex. Lalu siapakah sebenarny Berriex, hingga PS Tira mendatangkannya tanpa trial untuk diduetkan dengan Gustavo Lopez di lini tengah?

Kehadiran Berriex sebenarnya cukup unik, karena sebenarnya PS Tira sudah memiliki seorang Gustavo Lopez. Tampaknya pelatih Rudy Eka Priyambodo memang benar – benar ingin menciptakan lini tengah yang solid. Jika Berriex berkarakter lebih kepada gelandang serang murni, namun Lopez adalah seorang playmaker sejati.

Lalu apa yang membuat PS Tira begitu yakin dengan kemampuan pemain berusia 29 tahun tersebut, hingga langsung menyodorkan kontrak? Padahal sebelumnya PS Tira termasuk klub yang cukup selektif dalam mencari pemain asing.

Rupanya kemampuan Berriex dalam meberikan assist dan mencetak gol lah yang tampaknya membuat klub berjuluk The Young Warriors ini begitu jatuh cinta.

Baca juga:

Masa lalu Berriex

Sebelum bergabung dengan PS Tira di Indonesia, Berriex yang bermain di Liga Thailand (kasta tertinggi), sukses mencetak tujuh gol serta 10 assist di dua tim yang berbeda (Ubon UMT dan Sisaket FC) pada musim 2017 lalu.

Bermain dalam dua klub yang berbeda dalam satu musim, rupanya tidak membuat Berriex kehilangan naluri menyerangnya. Hal ini membuktikan bahwa ia adalah pemain yang mudah beradaptasi.

Sebelum akhirnya hijrah ke Asia musim lalu, Berriex diketahui juga pernah merasakan kompetisi di Eropa. Tepatnya ia bermain untuk klub Liga Cyprus Aris Limassol, dan juga klub asal Yunani AOT Alimos. Pada musim 2014-2016.

Uniknya karier Berriex pada masa muda justru banyak dihabiskan di Chile bukan negara kelahirannya Argentina.

Seusai mentas dari tim junior klub papan atas Argentina Independiente pada 2009-2010, Berriex muda memulai petualangannya dengan membela klub asal Chile CD Nublense, dilanjut dengan memperkuat dua klub Chile lainnya Concepcion dan Union Temuco, pada dua tahun berikutnya.

Soal harga, berdasar data transfer market, Berriex punya nilai pasaran yang cukup lumayan. Setidaknya untuk mendatangkan pemain di bawah agen Gabriel Budi tersebut, PS Tira harus merogoh kocek 250 ribu poundsterling (sekitar Rp 4.5 miliar).  Harga yang terbilang ‘lumayan’ untuk ukuran tim di Indonesia.

Kini tinggal kita nantikan bagaimana efektifnya duo Argentina (Berriex-Lopez) sebagai motor serangan dari PS Tira di musim 2018 mendatang.

Komentar

komentar