sumber: bola.okezone.com

STRIKER.ID – Babak belur pada kompetisi musim lalu, Persib Bandung, menatap kompetisi 2018 dengan asa baru; bangkit dan mencoba kembali disegani sebagai klub besar di Indonesia. Berbagai usaha dilakukan, salah satunya dengan menghadirkan pelatih jempolan asal Argentina, Mario Gomez.

Sedikit memutar waktu ke belakang, semua pencinta sepakbola Indonesia tentu geleng-geleng kepala melihat performa Persib musim lalu. Bagaimana tidak, berstatus jawara Liga pada tahun 2014 dan dengan semua kebintangan sebagian besar penggawanya pada musim 2017, Persib harus terseok-seok di papan tengah–cenderung bawah–klasemen. Dan di akhir kompetisi, Persib harus terdampar di posisi ke-13.

Pada musim lalu, Persib bisa dikatakan tim yang paling nyaring dalam rekrutan pemain. Sebab tak main-main pemain yang didaratkan Persib; eks Chelsea dan Real Madrid, Michael Essien serta mantan penyerang Tim Nasional Inggris Carlton Cole Maung Bandung datangkan demi sesaki taburan bintang dalam list pemain Persib pada kompetisi 2017.

sumber: viva.co.id

Kondisi Essien Terus Membaik, Ini yang Dikatakan Asisten Pelatih Persib

Tetapi hasilnya? Sudah dijelaskan di atas mengenai betapa ‘ringkihnya’ Persib pada musim lalu.

Dan kini, menatap musim baru, Persib ingin berbenah. Tetapi tidak seperti musim-musim sebelumnya, Maung Bandung tak perlihatkan geliat rekrutan pemain atau tak kembali terdengar nyaring. Hanya yang paling mencolok adalah hadirnya sosok pelatih baru, Mario Gomez.

Gomez bisa dibilang mencolok karena prestasinya sebelum membesut Persib. Dua tahun lalu ketika ia melatih klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim, Gomez berhasil mengorbitkan JDT sebagai jawara di Asia; AFC Cup ia persembahkan pada klub kaya raya asal Negeri Jiran tersebut. Tidak sampai di situ, dua gelar domestik 2 tahun berturut Gomez rengkuh bersama Safiq Rahim dan kolega.

Sejumlah torehan menterang Gomez bersama klub Malaysia membuat Persib ‘silau’. Demi ambisi bangkit pada musim ini, Gomez direkrut dan semua beban kini bagai berada di pundaknya.

sumber: bola.com

Hadirnya Gomez tidak sejalan dengan hadirnya banyak pemain jempolan. Tercatat, hanya beberapa pemain baru bermuka lama yang berada di skuat Persib. Eka Ramdani, Airlangga Sucipto adalah dua di antara pemain baru yang sebenarnya mantan pemain Persib.

Pemain baru lain sebenarnya punya ‘cv’ cukup baik, ialah pemain naturalisasi Viktor Igbonefo, Oh Inkyun dan Bojan Malasic, akan tetapi pemain baru tersebut belum bisa unjuk gigi sejauh ini.

Sempat dikritik karena Gomez hobi mendatangkan pemain ‘tua’, Persib langsung merekrut dua pemain berusia emas: Ghozali Siregar dan Muchlis Hadi Ning.

Tak lupa, Gomez pun mengorbitkan beberapa pemain muda, seperti Aqil Savik dan Indra Mustafa.

Belum unjuk giginya Gomez dan beberapa pemain baru bisa dilihat dari hasil akhir Piala Presiden lalu. Persib harus tersengkur di babak penyisihan dan gagal bersaing dengan PSMS Medan serta Sriwijaya FC di grup yang sama kala itu.

Problema menjelang kompetisi bergulir terus terbeliak ke publik, terutama terlontar dari mulut Gomez. Pria berusia 61 tahun ini cukup sering bernyanyi kepada media mengkritik manajemennya sendiri. Paling membuat geger adalah mengenai minimnya fisiltas latihan dan sukarnya mendatangkan penyerang asing. Padahal Gomez membuat klaim, ke dua hal tersebut menjadi penting bagi Persib.

sumber: instagram Mario Gomez

Kendati begitu, Persib terus melakukan pembenahan pasca gagal di ajang Piala Presiden dan dengan sepak terjang Gomez sejauh ini. Sejumlah uji coba dilakukan dengan terus menyapu bersih dengan kemenangan. Gomez pun terlihat meyakinkan dengan terus menggeber fisik serta terus memberikan pemahaman strategi kepada anaknya asuhnya.

Dengan sederet sejarah panjang Persib Bandung sebagai klub besar. Gomez dituntut untuk bermain lebih baik pada musim ini. Ia pun sudah mafhum betul betapa kerasnya Bandung dan betapa panasnya kursi yang ia duduki. Dengan luka yang masih basah dan menganga bagi bobotoh karena musim lalu, apakah Gomez berhasil menjadi juru selamat bagi Persib Bandung?

Daftar Pemain

Kiper:

Imam Arief, I Made Wirawan, M. Natsir Fadhil, Aqil Savik

Belakang:

Wildansyah, Bojan Malisic, Viktor Igbonefo, Indra Mustafa, Henhen Herdiana, Supardi, Tony Sucipto, Ariya (Diklat)

Tengah:

Puja Abdillah, Hariono, Dedi Kusnandar, Kim Jeffrey Kurniawan, Michael Essien, Eka Ramdani, Rizky Hidayat (Diklat), Wildan Ramadhani (Diklat), Gian Zola, Ghozali Siregar, Febri Hariyadi, Billy Keraf, Agung Mulyadi, Atep, Oh In Kyun

Depan:

Muchlis Hadi, Ezechiel N Douassel, Airlangga Sucipto

Prediksi Musim Ini

Melihat komposisi pemain dan sepak terjang dari Mario Gomez sejauh ini nampaknya Persib mungkin saja akan lebih baik dari musim lalu. Akan tetapi untuk berada di papan atas klasemen dan konsisten akan cukup sulit; melihat faktor Gomez yang baru tahun pertama berkomptisi di Liga Indonesia.

Dua Penggawa Muda Maung Bandung Makin ‘Pede’ Jelang Gelaran Liga 1 2018, Siapa Saja Mereka?

Tetapi tidak ada yang tidak mungkin, bukankan dulu Johor Darul Ta’zim tidak diprediksi akan juarai AFC Cup? Sangat mungkin juga daya magis Gomez akan didapat Persib dan memberikan kejutan pada liga musim 2018.

Komentar

komentar