foto: IG egymaulanavikri

STRIKER.ID- Striker timnas U-19, Egy Maulana Vikri akhirnya mendarat di klub liga utama Polandia, Lechia Gdansk. Pemain asal Medan inipun juga telah diperkenalkan pada Minggu (11/03/18) waktu setempat sebagai pemain sah Lechia.

Dilansir dari bolasport.com, pasca resmi dikenalkan ke publik dan diberi nomor 10 oleh manajemen Lechia, tak lantas membuat eks pemain Persab Brebes bisa tenang tenang selama berkarir di benua biru.

Persaingan ketat dipastikan akan dirasakan sangat lama oleh sang pemain, tidak hanya di dalam tim saja namun juga diluar tim seperti haknya suporter.

Jika di Indonesia, sosok pemain pengidola Lionel Messi, bintang Klub Barcelona, banyak dibanjiri pujian, justru di Polandia, para pecinta Lechia malah banyak yang tak suka kepadanya bahkan cenderung meremehkan kemampuan pemain yang berhasil membawa Asip Apachinti juara Gothia Cup 2016 silam itu.

Dilansir dari bolasport.com, beberapa warga Polandia dengan ‘lantang’ menyatakan ketidaksukaannya pada sang pemain serta menyindir ketidakmampuan manajemen klub dalam mencari pemain, dan berikut beberapa ungkapan warga.

1. ‘Dan kemudian anak laki-laki itu akan duduk di tribun 2,3 tahun lalu akan pergi. Aku bertanya-tanya apakah Stokowwiec tahu tentang dia?,” kata seorang warga, Hal ini mengisyaratkan Egy diprediksi hanya akan duduk di bangku cadangan selama berkostum Lechia.

2. ‘Membawa anak-anak dari ujung dunia yang tidak yakin apakah mereka akan menyesuaikan diri dalam lingkungan kita sama sekali? Seluruh staf memalukan. Dalam situasi seperti ini, seseorang harus membangun sebuah tim berdasarkan unsur yang telah terbukti, dan tidak membeli kucing di dalam karung,” kata seorang warga yang tak mau disebutkan namanya. Hal ini mengisyaratkan transfer Egy seperti membeli kucing dalam karung.

3.’Lagi pula, anak laki-laki ini hanya cocok untuk tim junior. Anak ini memiliki tinggi 164 cm = tak bisa bertahan dan berlatih, bahkan mungkin dengan pemain tua- apa bedanya?,” kata warga yang tak.mau disebutkan namanya, Hal ini mengisyaratkan jika Egy lebih baik di tim junior daripada di tim utama.

4.’Dia (Egy) tidak akan melihat jerami selama 2-3 bulan, dia akan melarikan diri dan berpindah,” kata seseorang yang tak mau disebutkan namanya. Hal ini mengisyaratkan jika Egy tak akan betah dan susah beradaptasi di Polandia.

Hehm, jika melihat kritikan tajam sepertu itu, akankah permainan Egy semakin meningkat ataukah sebaliknya, kita pantau saja bersama sama.

Komentar

komentar