STRIKER.ID – Barito Putera adalah tim Liga 1 yang berasal dari Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Barito sendiri dibentuk pada tahun 1988 dan sudah berlaga di Liga 1 atau kasta tertinggi sepakbola Indonesia sejak musim 2013 silam.

Sama seperti klub Liga 1 lainnya, klub berjuluk laskar Antasari ini punya sejarah panjang hingga mampu mentereng seperti ini.

Musim lalu Barito Putera menjadi tim kejutan yang mampu bercokol diposisi ke-7 dipapan tengah klasmen Liga 1. Pasalnya klub yang saat ini diasuh Jacksen F Tiago ini tak banyak diperhitungkan. Meskipun demikian Barito mampu bersaing dengan klub-klub besar lainnya macam Persija, PSM atau Bhayangkara United.

Dimusim ini Barito langsung pasang target tinggi.  Tak tanggung-tanggung Jacksen F Tiago diminta untuk mendatangkan gelar juara Liga 1 2018. Meskipun berat, target yang dipasang Barito tersebut tidaklah mustahil. Apalagi pada jendela trasnfer ini mereka banyak melakukan perombakan dalam pondasi tim.

Daftar Pemain Barito Putera di Liga 1 2018 :

Penjaga Gawang :
20- Adhitya Harlan
33- Dian Agus Prasetyo
1 – Muhammad Ryandi
98 – Januarius Tia Meka
77- Rajiv Abizal

Pemain Belakang/ Bek :
23 – Hansamu Yama
55- Dandi Maulana
30- Jeki Arisandi
14- Nazar Nurzaidin
19- Faisal Fakhrie
5 – Muhammad Rifqi
87 – Nico Fadilah
35 – Andrean Akbar
2- Aaron Evans

Gelandang :
18 – Gavin Kwan
74 – Firly Apriansyah
13- Roni Esar Beroperay
17 – Paulo Siaggang
24 – Fajar Handika
94 – Ady Setiawan
96 – Nazarul Fahmi
26 – Rizky Pora
7- Matias Cordoba
10 – Douglas Packer

Penyerang :
11 – Bijahil Chalwa
99 – Mariando Uropmabin
97 – Habel Ronalrio
73 – Dimas Ardika
15 – M Rafi Sarahi
29 – TA Musafri
91 – Sandi Ferizal
9 – Samsul Arif
46- Dona Saputra
22 – Patrick Da Silva

Prediksi Musim depan :

Barito musim ini memiliki beberapa amunisi pemain yang bisa dibilang top ditanah air. Mereka juga diperkuat dua penggawa timnas yang sedang naik daun, Hansamu Yama dan Gavin Kwan. Dengan banyaknya pemain berkualitas dan tangan dingin pelatih veteran Jacksen F Tiago, gelar juara nampaknya bukan hanya sekedar mimpi.

Pun demikian mereka harus bersaing dengan klub-klub lain yang tak kalah matang dalam segi kesiapan. Mereka kemungkinan besar akan kembali berkutat dipapan tengah dengan menyandang status sebagai tim kuda hitam ataupun ‘giant slayer’.

Komentar

komentar