photo:bolasport.com

STRIKER.ID– Eks penyerang Arema FC, Christian Gonzales hanya duduk sebagai penonton kala tim berjuluk super Elang Jawa, PSS Sleman melaunching tim anyarnya untuk persiapan Liga 2 musim 2018-2019.

Padahal, nama Gonzales tercantum dalam daftar susunan pemain PSS melawan PSIR Rembang yang merupakan satu rangkaian agenda launching. Dan didaftar susunan pemain itu tertulis pemain yang usianya sudah berkepala empat itu menggunakan nomor punggung 10, nomor yang menjadi andalannya.

Manajer PSS, Sismantoro, memberikan keterangan terkait keputusan striker 41 tahun itu tak diperkenalkan kepada publik. Alasannya mantan striker Arema dan Persib Bandung itu datang ke Stadion Maguwoharjo, hanya sebagai tamu undangan untuk menyaksikan launching tim yang khas dengan warna hijau hijau itu.

“Dia datang ke sini memang kami undang untuk menyaksikan launching. Sebagai tamu masyarakat Sleman, untuk itu kami siapkan seluruh akomodasi,” jelas Sismantoro di sela launching.

Langkah tersebut dilakukan manajemen, kemungkinan besar, status Gonzales belum sepenuhnya beres dengan klub lamanya, Madura United.

Eks Arema itu, masih terikat kontrak dengan Madura United. Disinyalir pemain naturalisasi Uruguay itu belum mengantongi surat keluar dari klub saat hijrah ke tim Liga 2 itu.

Sebelumnya manajer Madura United, Haruna Soemitro mengatakan bahwa ia kecewa, lantaran penyerang senior tersebut pergi ke Sleman tanpa berpatikan ke manajemen. Padahal hingga detik ini penyerang berjuluk El –Loco tersebut masih terikat kontrak profesional.

“Sebagai Manajer, saya tentunya kecewa dengan sikap Gonzales yang tidak menginformasikan keberangkatannya ke Sleman, sementara ia masih terikat kontrak dengan Madura,” kata Haruna Soemitro.

Meski dinilai sebagai tindakan yang tidak profesional dan menciderai kontrak, Madura United memastikan tidak akan mengambil langkah hukum. Karena manajemen Sale Kerrab punya hubungan baik dengan kubu Super Elang Jawa.

“Madura bisa saja mempermasalahkan hal ini karena ini pelanggaran etika kontrak yg serius. Namun, demi menjaga hubungan baik dengan manajemen PSS yang sudah terjalin selama ini,” pungkas mantan Ketua Umum PSSI Pengprov Jatim tersebut.

Komentar

komentar