STRIKER.ID – Penjaga gawang Bayern Munchen, Sevn Ulreich akhirnya meminta maaf atas kesalahan fatal yang dia lakukan pada leg kedua semifinal Liga Champion kontra Real Madrid Rabu (2/5/2018) dini hari. Karena kesalahan tersebut Bayern Muchen gagal membalikan agregat dan batal melaju kebabak final.

Tragedi tersebut terjadi 21 detik setelah peluit babak kedua dimulai. Corentin Tolisso yang bingung secara terpaksa memberikan umpan kepada Ulreich. Namun umpan tersebut buru-buru dikejar oleh Karim Benzema dan jaraknya pun sangat dekat. Akibatnya kiper kedua Bayern tersebut bingung karena tak bisa menangkap bola dengan tangannya. Ditengah kepanikan tersebut, Ulreich justru dengan ceroboh terpeleset dan dengan mudah dilewati Benzemna dan berakhir dengan gol kedua Madrid.

6 Manajer Yang Pernah Dipecat Dua Kali Dalam Semusim, Nomor 5…

Atas tindakan ceroboh tersebut Ulreich langsung jadi bulan-bulanan di dunia maya. Beragam meme, cibiran hingga hinaan disematkan kepadanya.

Merasa membuat kesalahan fatal dan mengecewakan banyak orang, penjaga gawang 29 tahun itupun minta maaf. Permintaan maaf tersebut dia sampaikan melalui media sosial Instagramnya.

Worte können nicht beschreiben wie enttäuscht ich über das Ausscheiden in der CL bin. Wir wollten unbedingt ins Finale und wir haben unser Bestes gegeben und dann passiert mir dieser unnötige Fehler. Ich kann es mir nicht erklären. Es tut mir leid… für mein Team und für euch Fans. #weiterimmerweiter

A post shared by Sven Ulreich (@svenulreichoffiziell) on

- Advertisement -

“Tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana kecewanya saya setelah tersingkir dari Liga Champion,”

“Kami sangat ingin melaju ke final dan kami telah memberikan semua yang terbaik yang kami miliki dan sebuah kesalahan fatal saya lakukan. Saya tak bisa menjabarkannya.”

“Saya minta maaf kepada tim dan juga kepada anda para fans,” tulisnya.

Head To Head Bayern Munchen vs Real Madrid Dan Kekuatan Tim…

Dengan hasil ini, Real Madrid hanya tinggal menunggu pertandingan leg kedua antara Liverpool dan AS Roma. Liverpool diunggulkan karena menang 5-2 atas Roma pada leg pertama, namun hal tersebut tak bisa menjadi patokan. Pasalnya Serigala Ibukota sukses melaju kebabak semifinal setelah menumbangkan Barcelona. Padahal Blaugrana unggul tiga angka pada leg pertama.

Komentar

komentar