STRIKER.ID – Musim depan  Liverpool bakal kehilangan seorang yang sangat besar dalam tim mereka. Bukan Jurgen Klopp atau Mohamed Salah, tapi asisten manajer mereka, Zeljko Buvac.

Meskipun jarang diekspose, Buvac bisa dibilang adalah separuh nyawa dari strategi Jurgen Klopp. Dia adalah orang nomor dua setelah Jurgen Klopp. Manajer asal Jerman tersebut menyebut Buvac sebagai “Otak” dalam kerjasama keduanya dalam 17 tahun terakhir.

Usai Lakukan Blunder Fatal, Kiper Bayern Munchen Lakukan Ini

Manajer asal Bosnia tersebut sudah menjadi asisten Klopp sejak menukangi Mainz 05 pada 2001 silam. Dia pun kemudian ikut berpindah ke Dormund pada 2008 dan begitu pula saat Klopp pindah ke Merseyside. Tak pelak Klopp pernah mengakui memboyong Buvac merupakan keputusan paling penting dalam karir hidupnya.

Skysport.com dan Ekspress.co.uk mengkonfirmasi bahwa Buvac pergi dari Anfield karena masalah pribadi. Ditengarai dia ingin menjajal tantangan baru sebagai seorang manajer, bukan sebagai assisten manajer.

Keputusan mundurnya mantan manajer Neukirchen tersebut muncul setelah kesuksesan Liverpool melaju kebabak final Liga Champion.

Saat ini ada dua klub yang dikabarkan akan menjadi pelabuhan assisten manajer berusia 56 tahun tersebut. Yang pertama adalah Arsenal serta klub Bundesliga, Eintracht Frankfurt.

Dilansir dari Skysport.com, surat kabar asal Bosnia, Pravda BL mengklaim Buvac akan menjadi suksesor Arsene Wenger dimusim depan. Namun Arsenal sejauh ini belum memberikan pernyataan apa-apa terkait kabar tersebut.

Sementara Ekspress.co.uk mengatakan Buvac sudah melakukan interview dengan klub asal Jerman Eintracht Frankfurt berdasarkan berita yang dirilis, Back Page Football. Selain Eintracht Frankfurt, Hannover juga diklaim berminat menggunakan jasa dari assisten Jurgen Klopp tersebut.

6 Manajer Yang Pernah Dipecat Dua Kali Dalam Semusim, Nomor 5…

Hingga berita ini dirilis masih belum ada keputusan pasti kemanakan Buvac akan berlabuh. Namun yang jelas, Liverpool akan kehilangan sosok penting dalam kursi kepelatihan mereka. Atau yang terburuk mereka kehilangan otak dari strategi mereka.

 

Komentar

komentar