STRIKER.ID – Arsene Wenger harus rela meninggalkan Emirates Stadium dengan kekecewaan setelah tersingkir dari Europa League. Pasalnya kompetisi paling bergensi kedua di Eropa tersebut adalah tiket terakhir The Professor menorehkan kenangan manis bersama Arsenal.

Arsenal harus tersingkir dibabak semifinal setelah kalah dari Atletico Madrid dengan agregat 2-1. Praktis Arsenal batal melaju kebabak final.

Usai Lakukan Blunder Fatal, Kiper Bayern Munchen Lakukan Ini

Manajer yang sudah dua dekade menukangi Arsenal inipun tak bisa menutupi kekecewaanya. Dia mengaku sangat sedih harus menutup kebersamaannya bersama Arsenal dengan kegagalan.

“Ini sangat menyedihkan, sangat, sangat, sangat menyedihkan. Saya sangat sedih harus meninggalkan klub dengan kekalahan ini, ” ujar Wenger dilansir dari laman klub.

“Butuh waktu bagi saya untuk mengobati kekecewaan ini, setelah itu saya akan melihat apa yang akan saya lakukan dimasa depan. Untuk saat ini saya belum memiliki rencana apapun,”tambahnya.

“Saya seperti tim, saya sangat sedih dan sangat kecewa dan bahkan sangat frustasi. Karena ketika anda tersingkir dari kompetisi dan anda tampil 180 menit seperti yang kami tampilkan, akan sangat sulit untuk menerimanya.”

“Kami kehilangan sesuatu pada final yang ketiga. Kalian dapat melihat berapa banyak peluang yang kami ciptakan pada dua pertandingan, setidaknya kalian bisa melihat bagaimana kami bisa menjadi frustasi.”

Pun mendulang kekecewaan, namun Wenger berusaha tegak dan memilih introspeksi diri. Dia tak menyalahkan wasit apalgi Atletico, bahkan dia memberikan selamat kepada tim besutan Diego Simeone tersebut.

Bursa Transfer Belum Dibuka, Tapi Liverpool Sudah Kehilangan Sosok Yang Sangat…

“Selamat kepada Atletico dan semoga berhasil di partai final. Pemenang pada malam ini sangat jelas dijagokan sebagai pemenang kompetisi ini.”

 

Komentar

komentar