STRIKER.ID – Konflik yang melibatkan Manajemen Madura United dengan Cristian Gonzales semakin memanas. Terbaru, manajer Madura United, Haruna Soemitro yang sebelumnya dilaporkan ke El-Loco ke Mabes Polri, justru melakukan serangan balik dengan melayangkan beberapa tuntutan, diantaranya pengembalian uang ganti rugi sebesar Rp 650 juta, serta uang 10 miliar sebagai tuntutan atas tindakan pencemaran nama baik klub melalui media elektronik.

Baca Juga

Menyikapi polemik tersebut, Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi angkat bicara yang menyatakan bahwa seharusnya Gonzales patuh terhadap ketentuan kontrak yang trlah disepakati. Ia menyayangkan sikap Gonzales yang diakui telah menerima DP justru bertindak tidak sesuai dengan perjanjian.

“Pemain dan klub wajib patuh pada kontrak yang sudah disepakati. Jika sudah menerima DP (apalagi 50 persen), jangan coba-coba mengelabui klub dengan indisipliner agar diberhentikan dan mendapat DP baru dari klub lain,” kata Achsanul Qosasi, dilansir dari Beritajatim

Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa AQ juga menegaskan bahwa klub dan pemain memiliki komitmen yang sama demi kebaikan bersama dalam mengarungi jadwal kompetisi.

“Pemain dan klub saling membutuhkan, makanya ada kontrak yang sudah jelas dan terang,” tegasnya.

 

 

 

 

 

Komentar

komentar