photo:viva.co.id
STRIKER.ID– Tensi pertandingan Derby Jatim yang mempertemukan antara tuan rumah Persebaya Surabaya dengan tamunya Arema FC yang selalu saja “panas” selalu menyulut emosi diantara kedua tim.
Tak hanya pemain, namun juga pemain ke-12 macam bonekmania fans berat tim Bajol Ijo Persebaya. Dan dilaga yang dimenangi oleh tuan rumah dengan skor tipis 1-0 itu tak sebanding dengan perilaku para fans. Kejadian tersebut seperti layaknya “perang” , aksi pelemparan botol minuman dan benda benda lainnya ke arah tim lawan tak bisa dihindari.
Bahkan, para pemain Arema pun harus melewati barikade yang dibuat oleh kepolisian untuk melindungi mereka masuk ke dalam lorong stadion. Kejadian tidak etis ini pun turut menjadi sorotan pelatih klub Eropa, Jhonny Van Beukering.
Mantan pemain Timnas Indonesia yang kini menakhodai MASV, klub asal Belanda, itu mengungkapkan pernyataan ketidaksukaannya dengan sikap kurang dewasa para fans klub sepakbola Indonesia.
Di sebuah akun Instagram yang membahas seputar sepakbola Indonesia, Jhonny mengungkapkan keprihatinannya.
“Semoga tidak terjadi lagi, sampai kapan Anda tidak bisa menjadi dewasa?” tulisnya dalam kolom komentar menggunakan Bahasa Belanda.
“Tunjukkan bahwa INDONESIA adalah Negara dengan pendukung yang fanatik dan santun,” tambahnya.
Hal itu pun tampaknya akan berdampak kepada manajemen Persebaya Surabaya, yang mana akan dihadapkan oleh berbagai macam sanksi oleh Komdis.
Selain aksi dengan melakukan pelemparan benda benda keras kepada tim lawan, fans Persebaya juga diketahui menyalakan flare ketika pertandingan tengah berlangsung.
https://www.instagram.com/p/BicPgAThXwj/?taken-by=jhonnyvanbeukering

Komentar

komentar