STRIKER.ID– Pekan ke delapan Liga 1 yang dijalani oleh tim Arema FC, menjadi debut terakhir bagi Joko Susilo dalam menahkodai tim. Ia harus menerima konsekuensi dipecat oleh manajemen Arema FC lantaran hasil buruk yang didapatkan oleh tim pujaan aremania ini.

Selama delapan pekan, tim pujaan Aremania ini seakan tak seperti julukannya, singo edan, yang terbilang garang kala bermain di kandang maupun tandang.

Selama delapan pekan Dendi Santoso Cs hanya menghasilkan 1 kali kemenangan, 3 kali seri dan 4 kali kekalahan, hasil inipun menempatkannya di dasar klasemen sementara Liga 1 2018 musim ini.

Dari hasil itu, manajemen akhirnya menunjuk pelatih asing berkebangsaan Slovenia, Milan Petrovic untuk menahkodai tim Arema FC mulai pekan ke -9 hingga akhir liga.

Saat berhadapan dengan awak media di kantor Arema FC, Senin (14/05/18), kala menajemen memberikan keputusan terakhir bagi Joko Susilo, pria asal Cepu Jawa Tengah ini mengakui jika dirinya telah gagal membawa tim dan merasa sedih atas hasil yang ia raih.

- Advertisement -

“Saya sedih dengan hal ini, karena saya gagal membawa Arema ke arah yang lebih baik,” kata Joko Susilo.

Kegagalan itu juga mengubur mimpinya untuk bisa membawa Arema menjadi juara musim ini.

“Membawa ke papan tengah saja saya belum bisa. Tidak tahu akan cita-cita (bawa juara) itu akan terlaksana,” ungkap Getuk panggilan akrabnya.

Dirinya pun meminta kepada semua pihak agar jangan menyalahkan manajemen atas hasil buruk musim ini, karena semua hal secara teknis dari sejak awal pembentukan tim hingga kompetisi merupakan seluruh tanggung jawabnya.

“Sekali lagi jangan menyalahkan siapapun, karena disini yang memilih pemain semua kebijaksanaan taktik dan strategi, itu saya. Jadi jika ada kesalahan apapun dalam tim ini, hal itu merupakan tanggung jawab saya,” ungkap Joko Susilo.

Dan kini, Joko Susilo akan ditempatkan kembali oleh manajemen sebagai Direktur teknik akademi Arema dan kembali menjadi asisten pelatih.

Komentar

komentar