photo: bhumiarema.com

STRIKER.ID-Tim singo edan Arema FC harus merasakan pekan yang sangat sulit di kompetisi liga 1 musim 2018 ini, bagaimana tidak, selama delapan pekan, Dendi Santoso Cs hanya mampu merasakan kemenangan sebanyak satu kali dan sisanya imbang dan kalah, kondisi ini memaksa tim pujaan aremania ini berada di jurang degrdasi di klasemen sementara Liga 1.

Atas hasil itu, pelatih kepala Arema FC yang telah ditunjuk oleh manajemen Arema FC mulai awal pembentukan tim, harus menyudahi karirnya untuk membesut tim singo edan dan harus memberikan segala “kekuasaannya” kepada asistennya yakni Milan Petrovic.

Dan jika kondisi tersebut belum bisa diperbaiki, maka bisa berdampak lebih buruk bagi seluruh punggawa singo edan. Hal ini disoroti oleh asisten pelatih Singgih Pitono, menurutnya kondisiseperti ini setiap pemain harus memiliki motivasi tersendiri. Karena tim pelatih lebih banyak memberikan hal teknis selebihnya pemain yang merasakan situasi di tengah lapangan.

“Saya rasa ini adalah masalah psikis. Yang paling berperan tentu adalah pemain sendiri. Mereka harus bisa memotivasi dirinya sendiri agar bisa fight dalam situasi apapun,” ungkap Singgih Pitono dikutip dari suryamalang.com.

Lebih lanjut mantan striker Arema era Galatama itu mengatakan bahwa memotivasi diri sendiri sangat penting. Karena jika pemain sudah memiliki motivasi tinggi, maka tim pelatih bisa lebih mudah dalam menyiapkan taktik strateginya.

“Memang tidak mudah untuk membawa Arema FC keluar dari zona degradasi. Harus ada niat dan kerja keras dari semua elemen,” pungkasnya.

- Advertisement -

 

Komentar

komentar