foto: goal.com

STRIKER.ID- Mulai senin ( 11/06/18) besok seluruh tim kontestan Liga 1 akan memulai libur mereka dalam rangka mendekati hari raya Idul Fitri. beberapa tim akan kembali ratabrata pada 20 juni 2018 mendatang.

Dan disaat libur inilah semua tim pelatih memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan sejumlah perubahan untuk menjalani sisa laga di paruh pertama Liga 1 2018.

Tak hanya merubah kondisi tim, waktu libur yang cukup panjang itu juga dilakukan untuk mensosialisasikan regulasi kompetisi kepada para suporter. Hal itu seperti yang terjadi di Arema FC.

Manajemen Arema FC selama ini sudah dua kali menerima sanksi dari komisi disiplin PSSI, kurang total sudah 400 juta rupiah yang harus dikeluarkan oleh manajemen Arema FC untuk menebus denda tersebut.

Tak ingin terus menerus terkena denda, manajemen Arema FC berencana untuk mengadakan pertemuan dengan perwakilan Aremania. Dan edukasi kepada suporter sejatinya memang perlu dilakukan, agar suporter bisa makin dewasa.

“Kami tidak hanya menjaga saat tim sedang bermain home. Saat away juga tim berpeluang terkena denda jika ada suporter yang melakukan pelanggaran,” ucap media officer Arema FC, Sudarmaji dikutip dari suryamalang.com.

Selain itu, Sudarmaji menambahkan bahwa Arema FC sudah beberapa kali harus kena denda karena pelanggaran tersebut. Untuk itu dirinya tak ingin kejadian yang sama kembali terulang.

Karena jika pelanggaran itu terulang kembali, maka bisa jadi pertandingan Arema FC bisa terjadi di luar kandang sendiri, yang tentunya akan merugikan semua pihak.

“Bisa saja kalau pelanggaran yang sama terus terjadi hukumanya akan berbeda. Yang paling ditakutkan tentu kalau laga tanpa penonton atau usiran. Tentu hal itu sangat merugikan klub,” tandasnya.

Komentar

komentar