STRIKER.ID – Perhelatan Piala Dunia merupakan event sepak bola terbesar yang paling ditunggu diberbagai penjuru dunia. Khususnya pada tahun 2018 ini, Piala Dunia edisi ke-21 bakal mulai digelar 14 Juni dan akan berakhir 15 Juli 2018 medatang. Total 32 negara ambil bagian diajang tersebut.

Baca Juga

Sayangnya, disaat demam Piala dunia melanda warga dunia, justru ada salah satu negara yang melarang warganya menyaksikan Piala Dunia hanya karena permasalahan politik. Negara tersebut yakni Ukraina. Di negara tetangga Rusia itu, diberlakukan larangan penayangan siaran langsung Piala Dunia 2018.

Dilansir dari Pojoksatu.id penyebabnya tidak lain karena hubungan diplomatik Rusia dan Ukraina yang terus memanas. Pemerintah Ukraina, didukung sebagian besar anggota legislatif, memberlakukan larangan penyiaran pertandingan Piala Dunia 2018 Rusia.

Meski begitu, masih ada beberapa pihak yng kurang setuju atas pelarangan tersebut. Bahkan, meskk sebelumnya memang sudah ada larangan kepada warga Ukraina untuk berangkat ke Rusia menonton langsung Piala Dunia. Namun, antusias sekitar lima ribu warga Ukraina yang ingin menyaksikan Piala Dunia sudah membeli tiket ke Moskow.

Tak hanya itu Ukraina memiliki 5 juta antena satelit. Tidak semuanya terpasang secara legal dan angkanya diyakini terus bertambah.

Jadi siaran sepak bola, meskipun ada larangan resmi, akan tetap memanjakan mata pecinta bola di Ukraina melalui satelit. Mungkin sejumlah kafe dan bar di Kyev dan kota-kota lain telah menempatkan panel televisi plasma dan antena satelit.

Mungkinkah setiap hari aparat kepolsian Ukraina melakukan penggerebekan di tempat-tempat penyiaran sepak bola yang dilarang? Atau apakah Dinas Keamanan akan menginterogasi para penonton? Terlalu sulit untuk dibayangkan.

Meskipun warga Ukraina sadar bahwa Rusia adalah musuh mereka, tapi faktanya mereka belum siap untuk memprediksi penangkapan massal dari warga Ukraina karena sepakbola.

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

komentar