foto : Reuters

STRIKER.ID – Kegagalan Jerman lolos fase grup Piala Dunia 2018 cukup mengejutkan. Pasalnya klub asuhan Joachim Low ini menyandang status sebagai juara bertahan Piala Dunia 2014. Terlebih lawan mereka dipertandingan terakhir adalah Korea Selatan, yang bisa dibilang sebagai klub penggembira.

Jerman sebetulnya hanya butuh menang 1-0 saja dari Korea Selatan. Namun nyatanya Korea Selatan memberikan perlawanan yang tak pernah diduga oleh Neuer dan kawan-kawan. Yang lebih miris lagi dua gol yang dicetak Negara Gingsen tersebut terjadi pada masa injury time, Kim Young-gwon di menit 91 dan Son Heung-min pada menit 96.

Gabung Arsenal, Bernd Leno Masuk Daftar 10 Kiper Termahal Di Dunia

Namun ada yang menyebut kegagalan Jerman ini adalah sebuah kutukan diamana setiap juara bertahan akan gugur pada babak penyisian grup di edisi Piala Dunia selanjutnya. Kebetulan atau tidak, namun kutukan ini sudah berlangsung selama tiga edisi Piala Dunia terakhir.

Italia yang juara Piala Dunia 2006 hanya mampu menjadi juru kunci Grup F Piala Dunia 2010 silam. Padahal mereka tergabung bersama tim-tim underdog seperi Slovakia dan Selandia baru. Pada akhirnya Paraguay dan Slowakia yang lolos sebagai wakil Grup F.

Selanjutnya Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 juga tak lolos fase penyisihan Grup Piala Dunia 2014 silam. Entah mengapa gaya bermain mereka sangat kacau pada kala itu. Sampai-sampai mereka dicukur gundul Belanda dengan skor 5-1.

5 Legenda Dunia Yang Mengaku Menyesal Tak Bergabung Dengan Manchester United

Dan korban selanjutnya adalah Jerman yang pada pertandingan pertama sudah harus kalah ditangan Meksiko  dengan skor tipis 0-1.

 

Komentar

komentar