photo:tribunnews.com

STRIKER.ID-Bisa mengalahkan tim besar kontestan Liga 1 macam Persib, Persipura, ataupun klub lain di kandang sendiri mungkin hal yang lumrah.

Namun bisa mengalahkan klub besar tersebut, di markasnya sendiri mungkin hal itu bisa menjadi moment bersejarah bagi setiap tim manapun, Apalagi tim tersebut bukanlah klub profesional melainkan tim yang bermain di ajang Pekan Olahraga Nasional.

Setidaknya itulah yang dirasakan oleh penggawa Arema FC, Rivaldi Bawuo, kenangan terindah yang masih ia ingat hingga kini.

Kala itu, eks Kalteng Putra ini membela tim PON Kaltim pada 2015 silam, dimana uji coba yang dijalankan Arema kala itu merupakan bagian dari program awal persiapan menghadapi babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman 2015.

“Ia itu awal karir dalam perantauan, ya tentunya kenangan waktu itu adalah pengalaman, karena waktu itu arema dengan skuat intinya bisa kita kalahkan,” kenang Rivaldi dengan tertawa lepas.

Ia pun mengaku tak menyangka, perantauannya kala itu berlanjut hingga masuk kedalam tim yang ia kalahkan tersebut. Rivaldi tak menyangka, dirinya bisa diinginkan oleh manajemen Arema FC.

“Ya cukup senang dan tidak menyangka bisa di panggil arema dan tidak pernah ada pikiran saya gabung di arema. Tidak sadar juga waktu berjalan dengan cepat,” tambah eks Kalteng Putra ini.

Momen bersejarah itupun, ia ungkapkan di status Instagram pribadinya. Dalam foto yang ia unggah itu, ia menuliskan keterangan yang cukup menggelitik.

“Dulu masih jaman perang dunia ke 2,” tulis pemain asal Sulawesi itu dengan ditambahi tanda gembira.

Photo: instagram

Perlu diketahui kala itu, Arema mengundang Tim PON Kaltim di Gajayana pada Desember 2015, sebagai persiapan di babak delapan besar dengan calon lawannya Mitra Kukar, kala itu, Alfarizi dan kawan kawan kalah dari tim PON Kaltim dengan skor tipis 1-0.

 

Komentar

komentar