STRIKER.ID – Piala Dunia memang menjadi event sepak bola paling bergengsi dan selalu menyita perhatian masyarakat di berbagai belahan dunia. Dan khusus untuk Piala Dunia edisi ke-21 tahun 2018 yang berlangsunng di Rusia kini bersiap menggulirkan babak perempat final.

Baca Juga

Namun, sebelum laga-laga sengit diperempat final tersebut tersaji. Tak ada salahnya jika kita mereview kembali perhelatan Piala Dunia musim sebelumnya yang berlangsung di Brasil khususnya dari segi fasilitas stadion.

Jika di Rusia saat ini berberapa stadion megah disiapkan khusus dan dijadikan tempat bertanding untuk kontestan Piala Dunia salah satunya Luzhniki Stadium. Tak ayal Brasil pun juga pernah melakukan hal demikian, dimana beberapa stadion megah disiapkan.

Salah satunya adalah Stadion Maracana (juga disebut Stadion Jornalista Mario Filho) yang menjadi saksi biksu kemegahan final Piala Dunia 2014 saat Jerman mengandaskan mimpi Argentina untuk mengangkat trofi Jules Rimet.

Hanya saja kondisi Stadion Maracana saat ini justru dalam kondisi miris. Hasil investigasi yang pernah dilakukan oleh jurnalis CNN Internasional menyebut bahwa Stadion Maracana tak ubahnya seperti “Stadion Hantu” hanya 6 bulan usai event Olimpiade Rio 2016 digelar.

Lapangan tak ubahnya seperti sawah kering, tak ada aliran listrik lagi, bangku-bangku di tribun lenyap akibat pencurian, bahkan patung jurnalis Mario Filho, yang namanya dipakai untuk stadion ini, juga ikut lenyap.

Wal hasil, dana luar biasa besar yang dipakai untuk merenovasi stadion, akhirnya terbengkalai akibat kegagalan dalam melakukan pengelolaan dan perawatan stadion, yang juga membutuhkan dana tak sedikit. Semoga nasib stadion Luzhniki kelak, usai Piala Dunia 2018 digelar, tak seperti Stadion Maracana.

Dan berikut kondisi Stadion Maracana seperti dilansir dari CNN internasional.

Kondisi luar Stadion Maracana
Kondisi Dalam Stadion Maracana
Kondisi Rumput Stadion
Kondisi tempat duduk penonton
Banyaknya fasilitas stadion yang hilang
Kondisi lorong Stadion Maracana

 

 

 

 

 

 

Komentar

komentar