photo: sidomi.com

STRIKER.ID – Efek kericuhan antara suporter Persija, Jakmania dan suporter Persebaya, Bonek di Bantul beberapa waktu lalu akhirnya berefek kepada Bonek. Mereka dilarang hadir saat Persebaya melawan PSIS di stadion Moch Soebroto Magelang.

Pihak manajemen PSIS mendatangi Mapolda Jawa Tengah untuk mendapatkan izin pertandingan. Pihak Polda Jateng pun tidak masalah dan membuka pintu untuk pertandingan antara PSIS dan Persebaya digelar di Magelang.

“Kapolda Jateng mendukung dan mengizinkan bertanding di Moch Soebroto saat melawan Persebaya. Beliau mendukung dan siap mengamankan pelaksanaan pertandingan,” kata CEO PSIS, AS Sukawijaya seperti dikutip dari goal.

Namun, pria yang akrab disapa Yoyok ini menjelaskan izin yang diberikan ada persyaratan yaitu Bonek tidak boleh datang katena kericuhan di Bantul dan Solo beberapa waktu lalu.

Namun karena ada kemungkinan Bonek tetap datang, Polda Jateng pun telah memetakan beberapa perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah serta Yogyakarta yang rawan terjadi kericuhan. Pihak kepolisian juga melarang Bonek datang karena ada permintaan dari masyarakat Magelang.

“Kapolda juga menyampaikan akan koordinasi dengan Polda Jatim dan Polda DIY. Jalur yang potensi dilewati bonek. Prinsipnya kepolisian melarang Bonek masuk ke wilayah Jateng,” tegas Yoyok.

Pihak PSIS pun akan mematuhi aturan yang dikeluarkan Kapolda Jateng tersebut. Yoyok berharap pertandingan bisa berjalan lancar dan tidak terjadi insiden yang berbahaya.

Komentar

komentar