STRIKER.ID – Borneo FC harus menelan kekalahan saat melawan Persela Lamongan, Rabu (11/7) di stadion Surajaya. Dua gol dari Loris Arnaud dan gol bunuh diri Edy Gunawan membuat tim berjuluk Pesut Etam ini harus pulang ke Samarinda tanpa poin.

Pelatih Dejan Antonic pun kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai kekalahan Borneo FC justru disebabkan oleh kesalahan pemainnya sendiri.

“Kita kalah karena kita bunuh kita sendiri. Gol pertama kesalahan pemain, gol kedua bunuh diri, tentu sebagai pelatih kecewa,” ucapnya saat sesi jumpa pers setelah pertandingan.

“Saya tidak tahu kenapa kadang pemain kehilangan konsentrasi. Pemain harus profesional kalau main bola, harus ikuti instruksi pelatih,” jelasnya menambahkan.

Selain menyoroti kesalahan pemainnya, pelatih asal Serbia ini juga kecewa dengan kepemimpinan wasit yang memimpin pertandingan. Dejan kecewa karena harusnya ada pelanggaran sebelum gol kedua Persela terjadi. Ia pun tak segan menyebut bahwa wasit sedang tidur.

- Advertisement -

“Gol kedua ada pelanggaran harusnya tapi wasit membiarkan. Wasit tidur tadi harusnya sepakan bebas untuk kita tadi jelas pelanggaran,” tegas mantan pelatih Persib Bandung ini.

Kekalahan ini membuat Borneo FC langsung mengalihkan fokus ke pertandingan melawan Barito Putera pada pekan 16. Jadwal padat ini pun menurut Dejan membuatnya harus pintar melakukan rotasi.

“Kita hanya punya 15 pemain yang siap untuk rotasi. Jadwal padat ini tentu berat untuk anak anak. Sekarang fokus ke Barito Putera dan PS TNI dan semoga menghasilkan posisi bagus di akhir putaran pertama,” pungkas Dejan.

Komentar

komentar