STRIKER.ID – Publik sepak bola Tanah Air khususnya fans Persija, The Jakmania tentu masih ingat dengan mantan marquee player Liga 1 2017 yang membela Macan Kemayoran, Bruno da Silva Lopes?, Pasca angkat kaki dari Indonesia, kabar gelandang yang saat ini berusia 33 tahun itu sudah jarang terdengar lagi.

Baca Juga

Namun baru-baru ini, pemain asal Brasil itu memposting foto bahwa dirinya secara resmi bergabung dengan salah satu klub Liga Jepang, Montedio Yamagata. Belum diketahui berapa durasi kontrak yang disepakati Bruno. Namun, ia merasa senang karena masih memiliki kesempatan untuk kembali merumput dilapangan hijau.

“Tuhan masih tau betapa aku menginginkan kesempatan ini. Aku akan berjuang keras untuk memberikan yang terbaik yang aku dedikasikan untuk tuhan, sebagai bentuk terimakasih” ucap Bruno.

“Aku senang dan termotivasi melakukan apa yang aku cintai dan aku rindu bermain sepak bola,”

“Terimakasih tuhan, keluargaku, dan klub Montedio Yamagata atas kesempatan dan beberapa teman-teman yang senantiasa mendukungku,”

“Jesus olhou para eles e respondeu: "Para o homem é impossível, mas para Deus todas as coisas são possíveis”. Deus sabia o quanto eu queria essa oportunidade e ele me deu e vou dar o melhor de mim para dedicar a Deus em forma de agradecimento , estou feliz , motivado e cheio de vontade de fazer o que amo e tinha saudades que era jogar futebol! Obrigado meu Deus , minha família , ao clube Montedio Yamagata pela chance e os poucos mas verdadeiros amigos que torcem de coração por mim!! #gratidao #oportunidade #desafio #montefio #yamagata #japao #japan #voltei #Deusnocomando #familia #feliz ?????????????????⚽️⚽️⚽️?

A post shared by Bruno Lopes Oficial (@blopes_50) on

Sebagai informasi, Montedio Yamagata merupakan klub sepak bola profesional Jepang yang saat ini bermain di kompetisi Divisi 2 Liga Jepang. Klub ini bermarkas di Prefektur Yamagata.

Sebelum bermain di klub tersebut, Bruno memang fakum cukup lama yakni sejak Mei 2018 lalu, atau sejak dilepas klub Liga Super Malaysia, Kelantan FA. Bruno memang mengalami nasib kurang beruntung dalam dua musim sebelumnya.

Di Kelantan ia hanya mampu tampil Tujuh kali dan hanya menghasilkan satu gol. Bruno kemudian diputus kontrak adalah kondisi cederanya yang  membutuhkan waktu lebih dari dua bulan untuk sembuh. Keputusan mencoret Bruno terpaksa diambil karena Kelantan serius bersaing di papan atas kasta tertinggi.

Hal tersebut juga terjadi di Persija Jakarta. Hanya saja di tim Macan Kemayoran, kiprah Buno sejatinya lebih baik. Dari 27 penampilan ia mampu melesakkan 10 gol. Hanya saja hal tersebut dinilai masih tidak sesuai dengan ekspektasi manajemen hingga akhir 2017 lalu ia diputus kontrak. Selepas dari Kelantan, Bruno sempat isyaratkan kembali ke Persija, namun tak ada kesempatan karena Macan Kemayoran sudah memiliki beberapa striker tajam seperti Marko Simic dan Ivan Carlos.

Dan kini bukan tidak mungkin Bruno bisa kembali dilirik klub Tanah Air jika mampu menunjukkan performa apiknya di Liga Jepang.

 

 

 

 

Komentar

komentar