foto: bolasport.com

STRIKER.ID-Kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah mampu diraih oleh Tim Singo Edan kala mereka melakoni laga tandang lanjutan ke bumi Sriwijaya pada Sabtu (21/07/18) sore kemarin.

Tiga pemain bekas Laskar Wong Kito julukan Sriwijaya FC, yakni Hamka Hamzah, Makan Konate dan Alfin Tuasalamony benar benar mampu merepotkan barisan pertahanan tuan rumah, hingga akhirnya lini serang muda Arema FC, Rivaldi Bawuo, Ridwan Tawainella dan Ahmad Nur Hardianto mampu menjebol jala Sriwijaya yang dikawal ketat oleh Teja Paku Alam.

Meski pulang ke bumi Arema dengan kepala tegak, namun kemenangan itu menyisakan kesedihan bagi gelandang asing Arema FC, Makan Konate, mengapa? ya, karena hal itu tak lepas dari rasa respek yang tinggi yang miliki oleh pemain asal Mali itu.

“Saya sedih karena kemarin berteman dalam satu tim dan dalam waktu yang singkat kami menjadi lawan. Tetapi itulah sepak bola,” ujar Konate.
Meski demikian, bagi Konate hal tersebut hanya saat di lapangan saja tetapi di luar lapangan kembali menjadi teman.

Kesedihan lain yang ia rasakan adalah karena kekompakan yang begitu tinggi hingga membuahkan hasil meraih Juara Piala Gubernur Kaltim harus sirna begitu cepat karena masalah internal tim.

“Sedih pasti karena kami sudah solid dan kompak. Juga sudah sukses dengan juara Piala Gubernur Kaltim. Terima kasih untuk Sriwijaya FC dan saya respek untuk mereka semua,” ungkapnya.

Konate pun tak ingin terus menerus bersedih dengan kondisi itu, dan ia pun sadar saat ini dirinya harus fokus bersama Arema untuk laga selanjutnya.

“Semoga kami lebih kompak dan harus lebih fokus lagi untuk pertandingan selanjutnya,” pungkas Konate

Komentar

komentar