sumber: YouTube (Launching Persib 2018)

STRIKER.IDPersib Bandung sukses membuat kejutan dengan menjadi jawara paruh musim Liga 1 2018. Itu menyususl hasil positif yang mereka torehkan saat bertandang kemarkas Persebaya dengan skor akhir 4-3, Kamis (26/7).

Baca Juga

Hal ini terbilang menjadi kejutan mengingat performa tim berjuluk Maung Bandung itu justru kedodoran sejak awal musim 2018 lalu. Sejak pekan pertama bergulirnya Liga 1, Persib sudah menjadi juru kunci papan tengah. Bahkan, klub yang dibela Atep Dkk itu sempat terperosok dizona degradasi pada pekan ketiga Liga 1 2018.

Tak hanya itu, kondisi buruk tersebut juga sempat membuat suporter Persib, Bobotoh marah besar hingga beberapa kali melakukan aksi tak terpuji yang berujung sanksi akibat kurang puas dengan perfoma tim Maung Bandung.

Namun, pelan tapi pasti tim asuhan pelatih Mario Gomes itu bisa bangkit. Meski dalam beberapa pekan terakhir berada dipapan tengah, bangkitnya Atep dan kolega benar-benar dirasakan dipekan ke-16 yang mulai merengsek kepapan atas dengan koleksi 25 poin.

Jika menilik keberhasilan Persib selain racikan Mario Gomes juga duet maut yang tercipta antara Ezechiel Ndouasel dan Jonathan Bauman. Dari duet maut itu setidaknya 19 gol telah tersarang. Bauman sukses mencatat 6 gol dan 2 Assist. Sedangakan Ndouasel 13 gol.

Yang lebih menarik lagi, Persib dibawah asuhan Gomes justru cukup berani dengan menurunkan banyak pemain muda dan juga debutan di skuadnya. Febri Hariyadi dan Henhen menjadi pemain muda andalan Mario Gomez.

Selain itu dirinya juga beberapa kali menurunkan pemain muda lain yait Indra Mustafa, Agung Mulyadi, Fulgensius Billy Paji Keraf, Gian Zola Nasrulloh, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Hingga akhirnya pada pekan ke-18, Persib sukses menjadi pemuncak klasemen setelah merangkul poin penuh dari Persebaya.

Faktor lain yang membuat Maung Bandung menasbihkan diri menjadi juara paruh musim usai kekalahan 1-3 PSM Makassar dari PSMS Medan, Senin (23/7/2018). Dan menyalip Barito Putera dan PSM yang sama-sama mengoleksi 28 poin.

Atas keberhasilan menjadi jawara paruh musim, Mario Gomes pun merasa bangga kepada anak asuhnya itu. Hanya saja pelatih asal Argentina ini tak ingin fokus pada hal tersebut sebab yang paling penting menurut Mario Gomez adalah permainan tim yang terus meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan yang lain.

 

 

Komentar

komentar