Foto: kompas.com

STRIKER.ID – Pertandingan lanjutan kompetisi Liga 2 terus bergulir. Akhir putaran pertama ditutup oleh pertandingan antara Persegres Gresik United melawan Martapura FC, Selasa (31/7) di stadiom Gelora Joko Samudro.

Mengawali pertandingan ini, Gresik United hanya berkekuatan 15 pemain yang terdiri 11 pemain inti dan 4 pemain cadangan. Dengan kondisi ini mereka hanya memaksimalkan kekuatan yang ada.

Namun pergantian pelatih ke tangan Sanusi nampaknya mengubah cara bermain Gresik United. Tim berjuluk Kebo Giras tersebut mampu tampil solid sepanjang pertandingan.

Bahkan mereka unggul cepat pada menit kelima melalui Malik Rizaldi. Keunggulan satu gol ini bahkan bertahan hingga babak pertama selesai. Permainan solid tim tuan rumah menyulitkan tim tamu menembus lini pertahanan.

Memasuki babak kedua hal yang sama juga terjadi seperti babak pertama. Pemain Gresik United tampil disiplin. Namun kartu merah yang diterima oleh Husni Mubarok pada menit 57 membuat pemain Martapura FC leluasa menyerang.

Hasilnya pada menit 79, Rian Miziar mampu menyamakan skor menjadi 1-1. Gol ini pun memacu pemain Martapura FC untuk bisa memenangkan pertandingan. Namun keajaiban terjadi pada pertandingan ini, Gresik United akhirnya mampu mencetak gol kedua pada menit 90+4 melalui kaki Malik Rizaldi. Stadion Joko Samudro pun bergemuruh, pendukung Gresik United menyambut kemenangan dramatis ini.

Pasca pertandingan ini, pelatih Gresik United, Sanusi menyatakan kunci kemenangan timnya adalah faktor kebersamaan yang ada di tim makin kuat.

“Saya juga bilang sebelum pertandingan, kalian harus menang karena semangat juang kalian akan meningkat,” ucapnya.

Sementara itu, pelatih Martapura FC, Frans Sinatra Huwae mengaku keberuntungan lebih berpihak pada tim Gresik United.

“Selain keberuntungan, semangat pemain Gresik untuk meraih kemenangan patut diacungi jempol,” pungkasnya.

Hasil ini membuat Persegres naik ke posisi 10 dengan poin 9 sementara Martapura berada di posisi 6 dengan poin 15.

Komentar

komentar