photo: striker.id/Nadeo Argawinata

STRIKER.ID– Kedatangan tim berjuluk Pesut Etam, Borneo FC datang ke bumi Arema mungkin terasa kurang tepat, hal itu dikarenakan tim yang identik dengan ostum oranye ini datang dengan skuat yang terbilang “pincang”. Tercatat lima pemain andalan mereka absen melawan tim yang akan berulang tahun ke-31 itu.

Lima pemain itu antara lain Sultan Samma, Lerby Eliandry, Wahyudi Hamisi, dan Mahadirga Lasut. Sedangkan 1 pemain Azamat Baimatov tak dibawa juga ke malang karena pemulihan cedera. Melihat kondisi ini pelatih Borneo FC, Dejan Antonic mencoba optimis dengan skuat yang dibawa ke Malang saat ini.

“Ada 5 pemain tak dibawa ke Malang, ada Sultan Samma, Lerby Eliandry, Wahyudi Hamisi, Mahadirga Lasut dan Azamat Baimatov. Kita sudah biasa dengan banyak pemain absen,” kata Dejan Antonic pelatih Borneo FC

Meski demikian, Borneo FC juga tak ingin begitu saja memberikan poin untuk Arema, mereka juga akan memanfaatkan potensi yang ada terlebih para pemain muda mereka.

“Absennya mereka jadi kesempatan pemain muda, mereka bisa belajar banyak dari atmosfer pertandingan di Malang, di Surabaya, Di bandung dan tempat lainnya,” tambah eks pelatih Persib Bandung ini.

Dejan pun memberi kritikan terhadap sepakbola Indonesia terkait penggunaan pemain muda. Baginya pemain muda sangat perlu diturunkan di setiap kompetisi karena tanpa pemain muda sepakbola Indonesia akan selalu stagnan.

“Kesempatan pemain muda untuk tunjukkan skill mereka. Mereka bisa belajar dari setiap atmosfer pertandingan baik di malang, Surabaya, Bandung ataupun kota lainnya. Saya sering bilang kalau tidak ada pemain muda sepakbola kita pasti mati sebentar lagi,” ungkap Dejan.

Sementara itu, penjaga gawang muda Borneo FC, Nadeo Argawinata mengatakan jika suporter tuan rumah harus siap mental kala menghadapi tim Borneo FC, karena dirinya bersama para penggawa Pesut Etam akan lebih bekerja keras di laga tandangnya.

“Suporter Arema harus siap mental besok. Meski tekanan suporter dan pemain Arema sangat tinggi kami akan beri penampilan maksimal,” tutup Nadeo

 

Komentar

komentar