photo: ongisnade.co.id

STRIKER.ID-Kembali datang ke Malang, membuat pelatih Borneo ini senang bukan kepalang meski saat ini pelatih kelahiran Belgrade, Yugoslavia itu tak lagi menangani tim Arema. Alasan kuatnya adalah karena momen laga Arema FC pekan ke-20 etrsebut dilaksanakan tepat di hari ulang tahun Arema yang ke-31.

Meski bukan lagi sebagai pelatih Arema, namun memori Malang dengan segala suasananya benar benar membuat pelatih asal Belgrade, Yugoslavia itu senang.

“Saya senang bisa kembali ke Malang, saya punya banyak teman disini. Saya tahun 2011 mulai kerja di kota ini,” ujar Dejan pada striker.id.

photo: striker.id/Dejan Antonic (kanan)

“Terlebih lagi, saya kembali ketika Arema merayakan ulang tahun,” sambungnya.

Lebih lanjut eks pelatih Persib Bandung ini mengatakan jika pertandingan di Kanjuruhan nanti menurutnya sangat penting, karena bertepatan dengan momen Ulang Tahun Arema FC. Ia pun tak sabar  bertanding di tengah kemeriahan pesta ulang tahun Arema. Terlebih, pertandingan ini bakal digelar di hadapan ribuan Aremania, julukan suporter Arema.

“Bagi kami, dukungan ini bukanlah sebuah tekanan. Kami justru merasa senang dan termotivasi dengan keberadaan mereka,” tutur pelatih asal Serbia tersebut.

Bagi Dejan, Arema bukanlah klub biasa. Pelatih berusia 49 tahun ini pernah menangani Arema Indonesia, pada 2012 sampai 2013 lalu. Ia bahkan sukses membawa Singo Edan, melaju ke perempat final AFC Cup 2012.

Apalagi kala itu, para pemain yang ia bawa bukanlah pemain bintang seperti saat ini.

“Memori sangat bagus disini, jangan lupa tim ini pernah masuk ke-8 besar AFC Cup dengan kekuatan tim yang terbilang kecil, entah itu tim Arema IPL atau ISL dan banyak pelatih tak mau bawa tim dengan kekuatan seadanya namun bisa masuk 8 besar,” ungkap pelatih kelahiran Januari 1969 itu.

Bagi Dejan Kota Malang dan segala Euforianya akan selalu membekas di ingatannya. Meski banyak permasalahan selama menangani tim Singo Edan, namun baginya kota yang terkenal dengan hawa dinginya itu bisa membuatnya betah.

“Dari hari pertama kerja saya tahun 2011 disini adalah suatu hal yang menyenangkan. Satu kota yang bagus dan enak buat saya dan hawa yang dingin itu membuat saya betah,” kenang Dejan.

 

Komentar

komentar